|
Nasional
Masyarakat Minta Kurbannya Disalurkan ke Aceh
Rabu, 05 Januari 2005 | 07:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sebagian besar masyarakat yang melaksanakan ibadah kurban melalui Dompet Dhuafa, minta agar hewan kurbannya disalurkan untuk korban gempa bumi dan gelombang tsunami di Aceh. “Hampir semua pemohon demikian," ujar Direktur Tebar Hewan Kurban (THK) dompet dhuafa Yuli Pujihardi, Selasa (4/1) di Jakarta melalui telepon.
Sebelum adanya bencana di Aceh, Dompet Dhuafa akan menyalurkan sekitar 200 ekor kambing dan 50 ekor sapi ke Aceh pada Hari Raya Idul Adha 1425 H. Namun, rencana itu berubah setelah ada bencana. “Kami akan menambah jumlah itu,” kata Yuli.
Dengan adanya rencana penambahan itu Yuli mengaku kesulitan untuk mendapatkan hewan kurban. “60 persen hewan kurban binaan kami di Aceh hilang,” ungkapnya. Untuk itu pihaknya berencana membeli hewan tamabahan di Aceh dan Medan.
Selain memberikan hewan kurban, Dompet Dhuafa juga akan memberikan bantuan dana untuk mengolah. Menurut Yuli dana itu ditujukan agar para korban dapat membeli beras, minyak, dan bumbu untuk mengolah. “Agar mereka dapat menikmati hewan kurban itu,” ucapnya. Rencananya, hewan kurban untuk Aceh akan disembelih di Aceh dan Medan.
Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia KH. Ma’ruf Amin menganjurkan masyarakat yang mampu lebih memilih untuk melakukan dua amal sekaligus, kurban dan menyumbang untuk Aceh. “Karena di Aceh membutuhkan, sementara masyarakat di seluruh Indonesia juga membutuhkan daging kurban,” ujarnya ketika dihubungi di Jakarta, Selasa (4/1).
Menurut dia, masyarakat Indonesia masih banyak yang berada di bawah garis kemiskinan sehingga jarang menikmati daging. “Tapi kalau harus memilih, jelas Aceh karena prinsipnya mana yang lebih membutuhkan,”ujarnya. Pihaknya tak akan mengeluarkan fatwa tentang hal ini karena belum ada yang memintanya.
Indriani/Badriah
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|