|
Nasional
Presiden: Kuatkan Solidaritas ASEAN untuk Atasi Bencana
Kamis, 06 Januari 2005 | 11:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, tahap rehabilitasi dan rekonsiliasi merupakan topik penting yang akan dibicarakan pada pertemuan KTT tentang tsunami. "Negara-negara ASEAN telah menyepakati melaksanakan rencana nyata ASEAN Security Community Council," ujarnya pada pidato pembukaan KTT ASEAN pasca gempa bumi dan tsunami di Aceh, di Jakarta Cenvention Center, Kamis (6/1).
Rencana ASEAN Security Community Council merupakan usulan Indonesia yang pernah diungkapkan pada waktu KTT ASEAN di Viantiane, Laos, beberapa waktu lalu. Adapun rencana tersebut adalah bagaimana ASEAN menyiapkan personil yang terdiri dari militer dan sipil yang berasal dari masing-masing negara ASEAN untuk menghadapi bencana-bencana atau peristiwa diluar dugaan untuk kemanusiaan.
Selain itu, Yudhoyono mengungkapkan, tahap rehabilitasi dan rekonsiliasi merupakan topik yang akan dibicarakan dalam pertemuan ini. "Untuk itu memerlukan koordinasi yang dilakukan secara transparan untuk bekerja sama guna menyelesaikan masalah dalam jangka panjang," ungkapnya.
Ia juga mengatakan, mengenai rencana pembuatan sistem peringatan dini (early warning system) di Samudera Hindia. "PBB sebagai organisasi yang mempunyai pengalaman dalam mengatasi berbagai bencana dapat melakukan koordinasi bantuan internasional," ungkapnya.
Evy Flamboyan
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|