Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

BJ Habibie akan Dirikan Rumah Asuh
Kamis, 06 Januari 2005 | 13:57 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Mantan Presiden BJ Habibie ikut menggalang dana kemanusiaan untuk korban gempa dan gelombang tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatra Utara. Pengumpulan bantuan tersebut digalang melalui kolega-kolega Habibie di dalam maupun luar negeri.

Hal itu dijelaskan Manager Humas The Habibie Center (THC), Fetty Fajriaty, Kamis (6/1). Menurutnya, hasil penggalangan dana tersebut akan ditampung dalam rekening tersendiri (dalam mata uang rupiah, euro dan dolar AS) yang akan dikelola secara transparan oleh THC dan diaudit oleh International Public Auditor Office.

Sebagai program rehabilitasi jangka menengah dan panjang, THC akan membuat program "Rumah Asuh" yang didirikan di ibukota provinsi dan kabupaten di Aceh yang terkena dampak tsunami.

Menurut Fetty, program tersebut akan dimulai pada bulan keenam pasca bencana. Rumah Asuh tersebut akan menampung anak-anak terlantar yang kehilangan orang tua mereka, yang orang tuanya cedera atau sakit ataupun yang orang tua masih ada, namun rumah dan sarana kehidupan mereka musnah.

Anak-anak yang ditampung di rumah asuh ini akan mendapat santunan mencakup makanan dan kebutuhan hidup sehari-hari, biaya kesehatan, rehabilitasi mental, pendidikan, dan pelatihan untuk bekal masa depan mereka.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, ulas Fetty, THC akan melibatkan tokoh, lembaga dan personel setempat di Aceh, sehingga masyarakat Aceh dapat menerima dengan baik proses penyantunan tersebut. "Namun apabila tidak mencukupi, maka akan dilibatkan personel dari provinsi atau daerah-daerah lain," ujarnya

Sebagai program jangka pendek, THC telah membuka Posko Peduli Korban Bencana Gempa Bumi dan Gelombang Tsunami Aceh dan Sumatera Utara sejak Senin 28 Desember 2004.

Saat ini Posko Peduli tersebut telah meyalurkan bantuan 107 boks/karung berupa pakaian, makanan, minuman dan obat-obatan.

THC juga telah bekerjasama dengan Tim Medis dari Provinsi Gyeonggi, Korea Selatan. Tim kesehatan yang berjumlah jumlah 16 personel yang terdiri dokter dan paramedis dan empat orang staf THC sebagai personel pendamping berangkat ke Aceh membawa bantuan obat-obatan senilai Rp 2 miliar.

Tim tersebut terlebih dahulu akan berada di Medan, Sumatera Utara dan Kamis 6 Januari 2005 tiba Lhokseumawe dan Meulaboh.

Budi P


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Frekuensi Gempa Susulan Meningkat
Laos Usulkan Komisi Ad Hoc untuk Situasi Darurat
Singapura Kirim 900 Relawan ke Aceh
Presiden: Kuatkan Solidaritas ASEAN untuk Atasi Bencana
Pemerintah Singapura Fokus Bantu Meulaboh
US$ 977 Juta untuk Enam Bulan Pembangunan Kembali
Pemerintah Arab Saudi Kirimkan Bantuan untuk Aceh
Apel Pagi Pertama di Banda Aceh
Gempa di Aceh Masih Sering Terjadi
Hari Ini Mendagri Kunjungi Nias
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar
Rumah Ryan di Jombang Ramai Dikunjungi Warga
Djoko Suprapto Kembali Diperiksa Polisi

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data