|
Nasional
Puluhan Alat Berat Menuju Aceh
Kamis, 06 Januari 2005 | 16:26 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bantuan untuk korban gempa dan tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara terus mengalir. Sebanyak 75 unit alat berat diberangkatkan dari dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok dengan menggunakan KM Ferrindo 5 pada Kamis (6/1). Bersama alat-alat berat diberangkatkan juga 20 orang relawan.
Alat-alat berat tersebut terdiri dari dua unit dump truck, tiga unit mobil tangki, delapan unit forklift, 6 unit excavator, 11 unit wheel loader, tujuh unit buldoser, satu mobil crane, empat unit tronton, tiga unit grader, satu unit mobil taff, dan 30 unit truck fuso. Juga turut diangkut 60 ton barang curah dan beras, yang terdiri dari 55 ton beras dan 5 ton barang-barang berupa obat-obatan, mie instan, pakaian dan lainnya.
Menurut Dirut PT ASDP Indonesia Feri, Sumiarso Sonny, kapal berdaya angkut 2.500 ton itu berangkat dengan tujuan Lhokseumawe. KM Ferrindo 5 yang memiliki bobot total 3.517 ton akan melalui jalur timur pantai Sumatera. "Diperkirakan akan tiba dalam dua atau tiga hari mendatang," katanya. Sonny menambahkan bahwa rute normal KM Ferrindo 5 seharusnya adalah Kalimantan-Cina. "Kapal itu ditarik karena ada keperluan yang lebih besar, yaitu mengangkut bantuan untuk bencana Aceh," ujarnya.
Menurut Sonny, dirinya mendapat perintah dari wakil presiden melalui Menteri Negara BUMN dan Departemen Perhubungan untuk menyediakan kapal sebagai alat angkut bantuan. Bantuan-bantuan ini terutama yang berasal dari posko kantor wakil presiden, BUMN Peduli, dan Mabes TNI. "Saya ditelepon hari Sabtu apakah ada kapal," ujarnya.
Untuk keselamatan pelayaran para sukarelawan, menurut Sonny, pihaknya telah membuat ruangan penumpang dari tiga unit kontainer di atas geladak kapal. Ruangan tersebut juga dilengkapi dengan pendingin ruangan (AC), serta pelampung keselamatan. Sampai pukul 15.10 WIB KM Ferrindo 5 masih berada di dermaga guna mengisi bantuan pangan.
Angelus Tito Sianipar
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|