Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Kapal Amfibi Penyerang Milik AS Berada di Perairan Sumatera
Jum'at, 07 Januari 2005 | 02:18 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Kapal amfibi penyerang USS Bonhomme Richard (LHD 6) dan USS Duluth (LDP 6) telah tiba di perairan Sumatera pada 4 Januari 2004 dan segera mengangkut lewat udara lebih dari 200.000 pon (90.719 kilogram) bahan bantuan kemanusiaan dari dua gudang di Sumatera.

Kedua kapal itu sekarang sedang mengambil posisi di
lepas pantai Aceh untuk mendistribusikan bantuan ke
daerah-daerah terpencil dan hancur di pulau itu.“Kapal
kami secara unik dilengkapi dengan misi demikian,”
ujar Kapten L. Scott Jones nakhkoda Bonhomme Richard
dalam siaran pers yang dikeluarkan kedutaan besar
Amerika Serikat.

Kapal-kapal tersebut juga mengangkut 25 buah
helikopter dan 17 helikopter lain yang sudah
ditempatkan di kapal Induk USS Lincoln. Helikopter
adalah alat angkut utama dalam menyediakan bantuan
kemanusiaan di daerah-daerah Sumatera yang hubungan
daratnya terputus.

Kapal-kapal pendarat yang lebih kecil yang dimiliki
Bonhomme Richard, seperti Landing Craft Air Cushion,
bisa mengangkut sampai 70 ton bahan bantuan langsung
ke pantai tanpa harus menggunakan fasilitas pelabuhan.
Selain itu, kapal-kapal itu juga bisa menyediakan air
minum untuk dibagikan kepada para pengungsi dan
mempunyai staf yang sangat terlatih.

Poernomo Gontha Ridho

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912]. Aliran lumpur lahar setelah letusan gunung Pinatubo di Porac, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menkes : Diare dan Paru-paru Dominasi Penyakit Pasca Tsunami
Inggris Janjikan Penundaan Pembayaran Utang US$ 70 Juta
Uni Eropa Alokasikan US$ 600 Juta untuk Aceh
Pemerintah Akan Bangun 4 Tempat Pengungsi di Banda Aceh
Seluruh Panti Asuhan Aisyiah Siap Tampung Anak Aceh
Tiga Anak Aceh Meninggal di RSAB Harapan Kita Jakarta
Presiden Harus Memerintahkan Panglima TNI
Moratorium Masih Harus Ditindaklanjuti
Presiden : Darurat Sipil Tidak Dihapus, GAM Diminta Membantu
DKI Akan Bangun Harmoni Central Busway
> selengkapnya...


Referensi

Tak Ada Alat, Gajah Pun Jadi
Anak Saya Teriak Abi ? Abi, Air Sudah Datang
Mobil Tenggelam, Saya Keluar dari Kaca Tengah
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data