|
Nusa
Seorang Karyawan BNI Cabang Merauke Diduga Bobol Rekening
Sabtu, 08 Januari 2005 | 15:04 WIB
TEMPO Interaktif, Merauke:Seorang karyawan Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Merauke, Iran Jaya berinisal RMF, diduga kuat melakukan pembobolan rekening dua nasabah BNI senilai Rp 123 Juta lebih beirkut bunganya. RMF berhasil ditangkap pihak kepolisian Merauke di rumah salah satu keluarganya di Merauke. RMF sendiri sebelumnya dipecat dari BNI dan sempat kabur selama berbulan-bulan.
Polres Merauke sendiri sempat menetapkan RMF dalam daftar pencarian orang (DPO). Menurut Kapolres Merauke AKBP Drs. Hendrian Muntanzar, Sabtu (8/1), RMF yang statusnya sebagai tersangka ini, ditangkap tanpa perlawanan. Kebradaan RMF sendiri diketahui setelah aparat kepolisian mendapat informasi dari masyarakat. “Hanya saja, kini tampilan fisiknya sudah jauh berbeda dengan fotonya beberapa bulan lalu, dia lebih kurus,” kata Hendrian.
Atas perbuatannya membobol rekening nasabah bank, menurut Hendrian, perbuatan tersangka akan dijerat dengan Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 Pasal 3 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Dengan ancaman penjara seumur hidup atau penjara selama-lamanya 20 tahun.
Menurut Hendrian, kasus pembobolan dua nasabah BNI ini sendiri berawal ketika RMF yang beklerja sebagai karyawan bagian Taplus BNI, menarik saldo dua nasabah bank dengan nama Martha Rumengan sebesar Rp 73 Juta dan Basir sebesar Rp 49 Juta dalam beberapa periode waktu berbeda. Dua nasabah ini baru mengetahui saldonya lenyap, ketika akan melakukan penarikan.
Berdasarkkan pemeriksaan sementara, menurut Hendrian, tersangka mengaku kalau uang yang ditariknya itu dipinjamkan kepada orang lain. Setelah polisi memeriksa orang yang diberi pinjaman itu, diketahui kalau peristiwa peminjaman ini sudah berlangsung sejak 2001. Pembobolan rekening nasabah sendiri baru dilakukan dua tahun kemudian.
Selain itu, dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku dirinya melakukan perbuatan
nekat ini akibat banyaknya persoalan yang dihadapi. Hingga hari ini, polisi masih memeriksa tersangka, juga beberapa orang saksi yang semuanya karyawan BNI Cabang Merauke.
Cunding Levi (Papua)
INDEKS BERITA LAINNYA :
|