|
Nasional
Buat Aceh Bulog Bikin Program Family Reunifikasi
Minggu, 09 Januari 2005 | 20:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Perum Bulog Dalam rangka pendataan para pengungsi, merencanakan membuat program Family Reunifikasi.Menurut Dirut Perum Bulog Widjanarko Puspoyo, program ini merupakan upaya menghubungkan dan mempertemukan kembali keluarga-keluarga yang terpisah akibat bencana alam, serta membantu pihak lain seperti bank dan lainnya dalam identifikasi korban bencana.
Program itu dibangun dengan jaringan komputer yang dapat diakses internet. Rencana mulai minggu ini, 10 komputer di 10 titik lokasi pengungsian sudah akan berfungsi.
"Harapan kami akan mencapai 150 titik lokasi pengungsi,"kata Puspoyo.
Titik pusat lokasi pengungsi tersebut, awalnya disiapkan di Banda Aceh sejumlah 5 titik. Selanjutnya akan merembet sepanjang pantai barat Sumatera dan Kepulauannya. Teknisnya, menurut Puspoyo yakni, para pengungsi akan difoto dan dilakukan pendataan diri di seluruh tempat penampungan pengungsi. Kemudian foto dan data diri tersebut akan dimasukkan ke database komputer yang dapat diakses seluruhnya secara online oleh pencari keluarganya yang hilang.
Puspoyo berharap para pengungsi dapat memanfaatkan program ini untuk menemukan kembali saudara atau keluarganya yang berada di tempat pengungsian yang berbeda. Misalnya, saudara yang berada di Banda Aceh dapat mencari saudaranya yang mungkin berada di pengungsian Meulaboh atau Simeuleu, dan sebagainya.
Program ini merupakan hasil kerjasama antara Perum Bulog dengan perusahaan teknologi informasi di Malaysia. Sedangkan mengenai data korban, Perum Bulog akan bekerja sama dengan BPS dan instansi lainnya.
Sebelumnya Perum Bulog berperan dalam mengurusi masalah pangan, seperti pendirian posko kemanusiaan yang berisi dapur umum dan pos kesehatan. Disamping membantu masalah komunikasi melalui radio dengan memperdengarkan lagu-lagu rohani untuk membangkitkan semangat hidup para korban.
Asep Yogi Junaedi
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|