Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

DPR akan Bahas Penanggulangan Tsunami Bersama Presiden
Senin, 10 Januari 2005 | 13:41 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua DPR Agung Laksono menyatakan DPR bersama Presiden akan segera mengadakan rapat konsultasi khusus membahas bencana di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. "Kita akan membicarakan rehabilitasi dan rekonstruksi daerah bencana," kata Agung usia rapat paripurna di DPR, Senin (10/1).

Agung menilai, tindakan Presiden menugaskan Menko Kesra Alwi Shihab ke daerah bencana merupakan langkah tepat untuk memudahkan koordinasi penanggulangan dan rehabilitasi pasca gempa. Namun menurutnya, pemerintah juga perlu segera memobilisasi TNI dan Polri dalam jumlah besar untuk membantu menanggulangi pemulihan di daerah bencana tersebut.

Sependapat dengan Agung, Patrialis Akbar, anggota fraksi PAN yang dihubungi usai rapat, menyatakan pemerintah harus memerintahkan panglima TNI untuk segera menurunkan minimal lima divisi dengan peralatan lengkap. "Saya kemarin tanya sama anggota TNI. Katanya mereka sudah siap membantu, tinggal tunggu perintah," katanya.

Patrialis bersama lima orang anggota fraksi PAN, berencana mempergunakan hak konstitusi untuk mendorong Presiden lebih sigap menangani pemulihan bencana. Dalam hak itu, mereka akan meminta Presiden untuk segera memerintahkan para menterinya untuk turun dan aktif membantu para korban. "Misalnya memerintahkan menteri perumahan rakyat untuk membangun rumah bagi para pengungsi, lalu menteri pertahanan untuk mendampingi tentara asing, lainnya menteri perdagangan, menteri koperasi, Kabulog, untuk mendatangkan bahan makanan secara gratis," jelasnya.

Mereka juga akan meminta pemerintah segera mempersiapkan diri untuk mengantisipasi kejadian serupa.

Hak tersebut, menurut Patrialis, akan mereka ajukan kepada pimpinan DPR secara tertulis. "Kami harap hak kami ini dapat diajukan pimpinan kepada presiden," katanya.

Suliyanti


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores, 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/340/93; 20010215 ]. Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

PAN Ancam Mosi Tidak Percaya terhadap Agung Laksono
StanChart Alokasikan US$ 5 Juta untuk Aceh
Menko Kesra: Tidak Benar Bantuan Tidak Merata
Pengusaha Aceh Kesulitan Bayar Kredit
Penyebab Helikopter Jatuh Masih Diselidiki
Pengungsi Aceh Kesulitan Genangan Air
Perusahaan Amerika Sumbang US$ 180 Juta untuk Korban Tsunami di Asia
Sidang Paripurana Diawali dengan Mengheningkan Cipta
Helikopter Seahawk Jatuh di Aceh
Pasukan Asing di Bawah Koordinasi Panglima TNI
> selengkapnya...


Referensi

Pembahasan Penonaktifan Akbar Tanjung di DPR
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
UU Nomor 4 tahun 1999 tentang Susunan dan Kedudukan MPR, DPR dan DPRD
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data