Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

5.924 Polisi di NAD Belum Melapor
Senin, 10 Januari 2005 | 15:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Sebanyak 5.924 polisi belum melaporkan diri pasca tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara. Jumlah itu terdiri atas 5.807 polisi organik dan polisi yang diperbantukan (BKO) 117 orang. Keterangan diperoleh dari data apel pertama kepolisian daerah NAD Senin (10/1) pagi.

Juru Bicara Mabes Polri Irjen Polisi Paiman, menyatakan polisi yang belum melaporkan diri itu bisa jadi karena masih mencari keluarga mereka yang hilang. "Bisa saja dia mencari keluarga. Saking pikirannya kemana-mana bisa saja tidak melapor," katanya di Mabes Polri.

Data menunjukan sebanyak 12.657 polisi ditempatkan ke Aceh, terdiri atas polisi organik 7.139 dan BKO 5.518.

Sementara itu polisi yang meninggal dunia tercatat sampai hari ini, 97 orang ditambah pegawai negeri sipil 4 orang.

Satuan Tugas Khusus Polri yang ditempatkan di NAD pasca bencana, dilengkapi dengan satuan intel dan propam yang akan mengawasi tugas kepolisian. Ia tegaskan lagi, polisi yang terbukti pungli akan dijatuhi sangsi berat.

Martha Warta

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores, 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/340/93; 20010215 ]. Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pertamina: Pasokan BBM untuk Aceh Cukup
10 Kru Helikopter Seahawk Selamat
Rusia Kirim 150 Tenaga Medis ke Indonesia
DPR akan Bahas Penanggulangan Tsunami Bersama Presiden
StanChart Alokasikan US$ 5 Juta untuk Aceh
Menko Kesra: Tidak Benar Bantuan Tidak Merata
Pengusaha Aceh Kesulitan Bayar Kredit
Penyebab Helikopter Jatuh Masih Diselidiki
Pengungsi Aceh Kesulitan Genangan Air
Perusahaan Amerika Sumbang US$ 180 Juta untuk Korban Tsunami di Asia
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data