Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Separuh Pengungsi Berpotensi Alami Gangguan Jiwa
Senin, 10 Januari 2005 | 17:39 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Kesehatan Jiwa Masyarakat, Departemen Kesehatan Yulizar Darwis memprediksi 20 hingga 50 persen warga Aceh dan Sumatera Utara yang berada di kamp pengungsi berpotensi mengalami gangguan jiwa. "Mereka (warga) bisa mengalami gangguan jiwa berkelanjutan," ujar Yulizar, hari Senin (10/1) di Jakarta.

Angka ini, menurut Yulizar, dipengaruhi dua faktor. Yakni kondisi awal psikologis warga dan seberapa cepat penanganan masalah kejiwaan oleh tim kesehatan. "Jika kondisi psikologis warga tidak kuat, mereka bisa drop. Ditambah lagi jika para pengungsi ini tidak ditangani secepatnya," papar Yulizar sebelum membuka rapat koordinasi dengan 25 dokter spesialis jiwa di Departemen Kesehatan.

Terkait dengan maslah penanganan itu, kata Yulizar, Departemen Kesehatan memfasilitasi tenaga-tenaga medis yang siap berpartisipasi dalam pemulihan kejiwaan. Para tenaga medis ini berasal dari berbagai organisasi profesi seperti Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa, Perhimpunan Psikiater Indonesia, dan Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia. Mereka membuat guideline dalam penanganan masalah kejiwaan warga pasca bencana, menginventarisasi data, juga dikoordinasikan dengan tenaga-tenaga medis lainnya yang sudah datang datang dari Palang Merah Indonesia (PMI), Muhammadiyah, relawan dari fakultas kedokteran, dan LSM internasional. "Mereka terutama akan dikonsentrasikan pada kamp-kamp pengungsian, karena disanalah basis masalah kejiwaan," tutur Yulizar.

Pemulihan masalah kejiwaan warga, menurut Yulizar, untuk sementara diprioritaskan untuk dilakukan di Aceh. "Kami akan operasionalkan rumah sakit jiwa Banda Aceh. Jika diperlukan, tambahan tenaga medis akan diterbangkan kesana,” kata Yulizar.

Menurut Direktur Pelayanan Medis dan Gigi Spesialis, Pandu Setiawan, selain mengoptimalkan rumah sakit jiwa di Banda Aceh dan Medan, Departemen Kesehatan telah menyiapkan 60 tempat tidur di rumah sakit jiwa Bogor dan Jakarta. "Kalau kasus sudah sangat sulit, rumah sakit jiwa Grogol Jakarta dan rumah sakit jiwa Cilendek, Bogor sudah menyanggupi untuk menangani warga tersebut," ucapnya.

Lebih jauh Pandu menyatakan sebetulnya pemerintah sudah memiliki standar prosedur untuk dijalankan dalam situasi pascabencana. "Namun karena masalah tsunami adalah masalah yang sangat besar, kami semua menjadi terkaget-kaget dalam menanganinya," kata Pandu. Namun Pandu berharap, dengan adanya tim medis kejiwaan yang melakukan upaya terkoordinir dalam memberikan pengobatan dan konseling bagi masyarakat, gangguan jiwa yang berkepanjangan akan bisa dicegah.

Rr Ariyani (Jakarta)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores, 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/340/93; 20010215 ]. Banjir lahar setelah letusan gunung Pinatubo di kota Bacolor, Pampanga, Filipina. [Dok. Letusan Pinatubo; 11D/204/1992; 20030912].
Letusan Gunung Pinatubo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

3.000 Pesantren di Jawa Timur Siap Tampung Anak-Anak Aceh
Hasyim Usul Mayat di Aceh cukup Ditimbun Tanah
NU Optimalkan Fungsi Pesantren di NAD Tampung Anank-Anak
5.924 Polisi di NAD Belum Melapor
Pertamina: Pasokan BBM untuk Aceh Cukup
10 Kru Helikopter Seahawk Selamat
Rusia Kirim 150 Tenaga Medis ke Indonesia
DPR akan Bahas Penanggulangan Tsunami Bersama Presiden
StanChart Alokasikan US$ 5 Juta untuk Aceh
Menko Kesra: Tidak Benar Bantuan Tidak Merata
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Rumah Ryan di Jombang Ramai Dikunjungi Warga
Djoko Suprapto Kembali Diperiksa Polisi
Menteri Perhubungan Tegur Maskapai Pecah Ban
Buruh Animale Kembali Unjuk Rasa
Menang, Tim Sukses Amin-Haris Cukur Plontos

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data