|
Nasional
Ahli Jiwa UGM Deteksi Kejiwaan Mahasiswa Aceh
Selasa, 11 Januari 2005 | 11:19 WIB
TEMPO Interaktif, Yogyakarta: Sejumlah ahli jiwa dari Universitas Gajah Mada tengah mendeteksi kejiwaan mahasiswa asal Aceh yang tinggal di Yogyakarta.
Upaya ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada gangguan kecemasan, depresi, atau trauma terhadap mereka sehubungan dengan banyaknya korban akibat bencana alam dan gelombang tsunami di Aceh.
Screening yang dilakukan oleh Prof. Soeadi itu didukung 25 orang tim penanggulangan gangguan mental untuk Aceh dan Sumatera Utara. Di antara mahasiswa ada yang kehilangan sampai 80 persen sanak saudaranya.
"Kami telah menemukan bahwa mereka memang memerlukan penanganan psikiatris karena mengalami depresi, cemas, dan trauma," kata Profesor Soeadi, Selasa (11/1) pagi.
Soeadi menjelaskan, baru sekitar 10 mahasiswa Aceh yang menjalani screening. Deteksi jiwa pada Senin (10/1), berlangsung di Asrama Gadeng Jl. Kartini Yogyakarta. "Jika korban menghendaki, setelah screening kami lakukan upaya tindak lanjut. Tapi, erserah mereka, kami tidak bisa memaksa," kata dia.
Di Yogyakarta saat ini terdapat ribuan mahasiswa asal Aceh. Mereka belajar di berbagai perguruan tinggi.
"Ada yang kehilangan 12 sampai 18 sanak keluarga. Mereka tampak bengong-bengong," kata dia.
Putri Alfarini-Tempo News Room
INDEKS BERITA LAINNYA :
|