Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Ribuan Relawan Internasional Masuk Melalui Medan
Rabu, 12 Januari 2005 | 20:47 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Usai bencana gempa dan gelombang tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara, tercatat 2.329 relawan asing dari 47 negara datang ke Indonesia untuk memberikan bantuan kemanusiaan. Relawan dari berbagai Negara itu menurut Kepala Unit Hanggar Tempat Pemeriksaan Imigrasi, Sigit Roesdiantho, Rabu (12/01), masuk melalui Bandara Polonia, Medan, sejak 28 Desember 2004 lalu.

Australia tercatat paling banyak mengirimkan relawannya, yakni 400 orang, diikuti Singapura 290, Amerika Serikat 217, Jerman 120, Perancis 190, Malaysia 150, Taiwan 80, Inggris 90, Spanyol 70 dan Korea 50 relawan. Mereka dating, selain dengan pesawat negaranya sembari membawa bantuan, juga ada yang tiba dengan pesawat komersial.

Pihak Imigrasi sendiri menurut Sigit, memberi kemudahan keatangan untuk para relawan asing ini. Seperti dibebaskannya Visa Kunjungan Saat Kedatangan (VKSK) yang diberikan selama 30 hari bagi relawan dan tentara, serta 15 hari bagi para jurnalis. Ini sesuai dengan Surat Edaran Dirjen Imigrasi Tanggal 30 Desember 2004. Juga “Bku Biru” yang dalam kondisi normal wajib dibuat setelah mendapat persetujuan Penguasa Darurat Sipil di Aceh, untuk para relawan asing, diberikan kebebasan untuk membuat
atau tidak "Buku Biru" itu.

Berdasarkan pemantauan Tempo di Bandara Polonia Medan dan Lapangan Udara TNI AU Kelapa Sawit, masih banyak militer asing dan relawan yang mengantri berangkat ke Aceh. Di dua bandara ini, mereka bahu membahu membantu pemindahan logistik bantuan dari hangar ke dalam pesawat.

Bambang Soed, Hambali Batubara (Medan)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154 Suasana Kampung Nelayan di Maumere yang porak poranda setelah dihantam gelombang/ badai Tsunami setinggi 30 meter, Flores, 1993 [ TEMPO/ Hidayat SG; 14D/340/93; 20010215 ].
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Industri Bahan Bangunan Diminta Memasok ke Aceh
Puing Berisi Mayat Agar Dikubur Bersama
Pemerintah Israel Sudah Kirim Bantuan
Penegakan Hukum di Aceh Jalan Terus
Panitia Mengundur Pertemuan Gubernur Se-Dunia Karena Tsunami
Anak-Anak Aceh Sekolah Gratis di Medan
Warga Asing di NAD Harus Kembali Mendaftar ke Bakornas
Pemerintah Sediakan Angkutan Gratis
10.000 Mayat Belum Dievakuasi
Panglima TNI Tolak Rencana Presiden
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data