|
Nasional
Syafii Mengaku Boyce Minta Baasyir Tetap Ditahan
Kamis, 13 Januari 2005 | 11:21 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Muhamadiyah Syafii Maarif mengungkapkan, mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Ralph L. Boyce pernah mendatanginya, pada 28 Maret 2004 di kantor pusat Muhamadiyah. Boyce meminta Syafii menemui penjabat-penjabat Indonesia secara diam-diam, agar Ba`asyir tetap ditahan, setidaknya hingga pemilu.
Boyce beralasan, Baasyir adalah tokoh berbahaya, dan terkait Jemaah Islamiahnya. Syafii menjawab, meskipun dalam beberapa hal dirinya berbeda pendapat dengan Baasyir, tetapi dia tak bisa memenuhi permintaan Boyce, karena memilih membela kedaulatan Indonesia.
"Saya bilang, kalau Baasyir dikeluarkan apa hubungannya dengan pemilu dan demokrasi di Indonesia," ujarnya dalam persidangan kasus Baasyir, Kamis (13/3) di Departemen Pertanian, Jakarta.
Selain Syafii, hari ini tim pembela Baasyir juga menghadirkan penerjemah Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Frederick Burks. Tiga saksi lainnya yang dihadirkan berasal dari Pesantren Ngruki dan Majelis Mujahidin Indonesia. Mereka adalah Lutfi Haidaroh alias Ubet, Bagus Budi Pranoto alias Urwah dan Edi Purwanto.
Majelis hakim pimpinan Soedarto saat ini tengah memeriksa saksi Ubet.
Khairunnisa
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|