Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Korban Pelanggan HAM Mendesak Kasus Munir Dituntaskan
Kamis, 13 Januari 2005 | 14:14 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Solidaritas Kesatuan Korban Pelanggaran HAM mendesak pemerintah untuk lebih serius mengungkap kasus pembunuhan Munir. Aktivis Hak Asasi Manusia itu meninggal di atas pesawat Jakarta-Belanda karena mengkonsumsi zat beracun.

Kematian yang tidak wajar ini, diduga ada yang membunuh. Mereka menilai proses hukum untuk mengungkap kasus tersebut berjalan lambat. "Karena sampai saat ini tidak ada seorang pun yang dijadikan tersangka oleh kepolisian," kata Sumarsih, orang tua Wawan korban Tragedi Semanggi I, Kamis (13/1).

Menurut Sumarsih, bencana di Aceh dan Sumatera Utara jangan sampai membuat penyelidikan kasus ini dihentikan. "Kami juga menuntut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk memberikan wewenang penuh kepada tim penyelidikan. Tim ini harus memiliki akses memeriksa semua instansi sampai otak dibelakang pembunuhan Munir terungkap," ujarnya.

Mereka juga meminta tim penyelidikan Mabes Polri secara transparan melaporkan kemajuan hasil penyelidikan pada masyarakat. Pernyataan sikap ini juga dihadiri Forum Keluarga Korban Mei 1998, Ikatan Keluarga Orang Hilang, Komunitas Korban Tanjung Priok, Keluarga Korban Trisaksi I dan II, Keluarga Korban Pelanggaran HAM Kasus 65, Keluarga Korban Pelanggaran Lampung 98.

Sutarto-Tempo News Room

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Tentara terdakwa  kasus pembantaian/ pembunuhan Tengku Bantaqiah di pengadilan, Aceh tahun 2000  [Tempo/ J. Kamal Farsa; 29d/327/2000; 2000/05/09]. Mobil Patroli Polisi menangkap penjahat, Jakarta 12 Juli 2000 [TEMPO/ Robin Ong; 30d/420/2000; 2000/08/01].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Takut Konflik Bersenjata UNS Tarik 20 Relawannya dari Aceh
Komisi X DPR Akan Bangun Sekolah di Aceh
Pengacara Tinul Memohon Penghentian Penyelidikan
Wagub NAD Minta Rumah Sakit di Daerah Segera Dibuka
Polres Bekasi Miliki Ruang Tahanan Baru
Warga Kecewa Presiden Batal Berkunjung ke Salur
Mendagri ke Aceh untuk Koordinasi
Relawan FPI Tidur di Kuburan
Pemerintah Akui Kurang Perhatikan Pengungsi Perempuan
Tinul Dalam Pengamanan Ketat Polisi
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
UU RI No.22 Thn.1997 Tentang Narkotika
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data