|
Nasional
Pendidikan Masyarakat Aceh Diprioritaskan Depdiknas
Kamis, 13 Januari 2005 | 16:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) mengalokasikan anggaran untuk pembangunan pendidikan di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sekitar Rp 375,7 miliar. Dana itu akan digunakan untuk berbagai program dan kegiatan yang meliputi pembangunan sarana dan prasarana pendidikan, bea siswa, rekruitmen tenaga pendidik, dan lain-lain.
Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo, dalam rapat kerja dengan Komisi X di DPR, Kamis (13/1), menyatakan dana tersebut ditujukan untuk jenjang pendidikan dari tingkat TK hingga pendidikan tinggi. "Penerimaan guru dan calon pegawai negeri sipil juga termasuk didalamnya," katanya usai Raker.
Mengenai rekruitmen, Bambang melaporkan saat ini sudah 2.800 guru bantu asal Aceh yang siap direkrut. "Mereka akan menggantikan sekitar 1.300 guru dan 103 dosen yang meninggal serta beberapa hilang," jelasnya. Namun, Bambang mengaku hanya berwenang mengurus rekruitmen dosen. Karena, sejak otonomi daerah proses penerimaan guru diurus pemerintah setempat.
Sesuai kesepakatan raker, mereka akan mendahulukan mengangkat warga Aceh. "Kasihan, mereka banyak yang kehilangan mata pencaharian," katanya.
Sementara itu, Bambang juga berharap warga tidak khawatir akan dokumen seperti rapor dan ijazah yang hilang saat bencana. Dia mengatakan, pemerintah akan memberi kemudahan administrasi bagi pelajar ataupun masyarakat Aceh yang ingin melanjutkan sekolah atau mencari pekerjaan. "Kami akan memberi surat keterangan pengganti dokumen-dokumen tersebut," jelasnya.
Suliyanti
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|