Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Pemerintah dan BP Tangguh Capai Kesepakatan
Kamis, 13 Januari 2005 | 19:26 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah akhirnya berhasil membuat kesepakatan perpanjangan kontrak dengan BP Tangguh, kontraktor pengelola Ladang Gas Alam (Liquified Natural Gas/LNG) Tangguh di Papua. Kesepakatan tersebut tercapai setelah melalui perundingan yang alot.

"Telah ada kesepakatan antar tim perunding tinggal penandatanganannya saja Senin nanti," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Iin Arifin Takhyan Kamis (13/1).

Pemerintah, lanjutnya, telah mendapatkan peningkatan bagi hasil (split) lebih tinggi 2 persen dibanding kontrak sebelumnya. "Saat ini bagian pemerintah 62 persen," kata Iin.

Selain itu, bonus sebesar US$ 15 juta yang akan diberikan secara bertahap. Selama ini, pola bagi bagi hasil proyek Tangguh 60 persen pemerintah dan 40 persen BP. Pemerintah meminta kenaikan bagian sebagai kompensasi atas persetujuan perpanjangan kontrak yang diberikan.

Disamping itu, tambah Iin dalam kontrak baru BP Tangguh ini juga tidak menggunakan Incentive Cost Recoverry (ICR). "Non ICR dan perpanjangan ini memakai FTP" tandasnya.

Berdasarkan standar kontrak bagi hasil di Indonesia, FTP adalah hak pemerintah Indonesia sebesar 20 persen atas total pendapatan yang diperoleh dari produksi minyak atau gas bumi. Pendapatan itu diterima sebelum pendapatan kotor (gross revenue) dipotong biaya operasional dan beban lain selama proses produksi. "Saya belum tahu berapa persen FTP-nya tapi pembayarannya dimuka," tambahnya.
(Muhamad Fasabeni)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Kapal tanker LNG Aquarius, kapal buatan Amerika memasuki pelabuhan Arun dan mengambil muatan untuk dipasarkan ke Jepang [ Sejarah perkembangan LNG Di Indonesia; 20000721 ]. Kilang LNG Bontang di malam hari [ Sejarah perkembangan LNG Di Indonesia; 20000721 ].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Diminta Segera Bangun Jaringan Pipa Gas
Pertamina dan Pembeli Sepakat Pengurangan Pengiriman Kargo LNG
Pengiriman Kargo LNG ke Korea Terlambat Karena Tsunami
15 Kontrak Baru Senilai US$ 3,5 Miliar Segera Ditandatangani
Harga Elpiji Diproyeksikan Rp 4.000 Per Kilo
Indonesia Kekurangan Tujuh Kargo LNG
BP Tandatangani Kontrak Jual Beli Gas Dengan Korea
LSM Tolak Jaminan Pemerintah di Proyek LNG Tangguh
Indonesia akan Diskon LNG untuk Korea
12 Kontrak Bidang Energi dan Migas Akan Ditandatangani
> selengkapnya...


Website

PT Perusahaan Gas Negara Tbk.


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data