Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pulau Nias dan Simeuleu Sudah Sampai Tahap Rehabilitasi
Kamis, 13 Januari 2005 | 00:03 WIB

TEMPO Interaktif, Medan:Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono memandang Kabupaten Nias dan Pulau Simeulue yang terkena bencana Tsunami yang berada di wilayah Sumatera Utara dan Nangroe Aceh Darrusalam sudah bisa memasuki tahap rehabilitasi. " Bila dibanding daratan Aceh seperti Banda Aceh, Meulaboh, Aceh Jaya, kerusakan dan korban Kabupaten Nias dan Pulau Simelue sangat kecil. Karena itu sudah bisa melajutkan tanggap darurat berikutnya,"ujar Presiden Yudhono setelah kunjungannya selama 2 hari.

Menurut Edi Sofian juru bicara Posko Bantuan Bencana Nasional Lanud Polonia Medan, Kamis malam 13/1, indikator kedua daerah ini sudah pada tahap rehabilitasi dan rekontruksi diantaranya adalah korban-korban yang masih hidup sudah seluruhnya diselamatkan. Tidak ada lagi jenazah-jenazah yang berkelimpangan yang belum dievakuasi. Kebutuhan makanan dan obat-obatan bagi korban sudah bisa diatur dan merata, serta sudah diaturnya tempat penampungan yang memadai untuk para korban. "Tentunya karena kerusakan di daerah ini tidaklah cukup parah dibandingkan daratan Aceh,"katanya.

Sebagian besar daratan Aceh menurut Edi Sofian masih pada tahap recovery tanggap darurat. Karena masih banyaknya korban yang harus diselamatkan dan masih banyaknya jenasah yang belum terevakuasi. Pemerintah juga masih mengatur pemberian obat-obatan dan makanan biar jangan ada korban yang kekuarangan obat dan kelaparan. Pemerintah juga masih mengusahakan tempat pengungsian yang memadai agar para korban jangan kedinginan.

Untuk Nias dan Pulau Simeulue pada tahap rehabilitasi pemerintah akan membangun fasilitas jalan dan fasilitas umum lainnya yang rusak di akibat bencana tsunami. Pemerintah juga akan membangun rumah bagi korban tsunami di kedua daerah ini.

Pulau Simeulue adalah daerah yang dekat dengan pusat titik gempa yang terjadi pada minggu 26/12 lalu. Banyak bangunan yang rusak di pulau ini, namun jumlah korban jiwa sangat sedikit, 7 meninggal dunia dan 1 dinyatakan hilang. Sangat jauh bila dibandingkan dengan daerah Aceh lainnya di pesisir Pantai barat. Karena ketika gempa terjadi masyarakat sudah memprediksi bencana yang akan terjadi sehingga mereka langsung menyelamatkan diri ke daerah pegunungan.

Dalam keterangan pers Presiden Yudhoyono, yang disampaikan Edi Sofian, pemerintah juga akan mempercepat pembangunan di kedua daerah ini karena sebelum bencana daerah ini jauh ketinggalan pembangunannya dari daerah lain. Untuk Pulau Simeulue presiden mengabulkan permintaan masyarakat untuk membangun depot pertamina yang selama ini belum ada di pulau ini.

Namun dalam melakukan rehabilitasi dan rekontruksi kedua daerah ini pemerintah tidak memberikan uang. "Kami harus melakukan verifikasi mana bagian yang menjadi prioritas,"ujar Edi Sofian yang saat ini berada di Sibolga mendampingi Gubernur Sumatera Utara yang menemani kunjungan Presiden.

Hambali Batubara


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

AJI Protes Pembatasan Jurnalis Oleh TNI di Aceh
Hidayat Nurwahid : Saatnya TNI Buktikan Mereka Bukan Pembunuh
Dubes Palestina: Din Bukan Juru Bicara Dewan Dubes Arab
Indonesia Sambut Baik Tawaran Gencatan Senjata GAM
Kalla: Panglima TNI Tidak Menolak Perintah Presiden
Badan Otorita Pengelola Bantuan Aceh Perlu Dibentuk
Pembangunan Infrastruktur di Aceh Tanpa Tender
Presiden Terima Usulan Panglima TNI Soal Pembersihan Aceh
Jusuf Kalla: Keputusan Paris Club Belum Final
Posko Jalan Metal Medan Butuh Dokter
> selengkapnya...


Referensi

Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Derita Pengungsi Belum Berakhir
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar
Rumah Ryan di Jombang Ramai Dikunjungi Warga
Djoko Suprapto Kembali Diperiksa Polisi
Menteri Perhubungan Tegur Maskapai Pecah Ban

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data