|
Nasional
Interpol Bantu Identifikasi Korban Tsunami
Jum'at, 14 Januari 2005 | 10:36 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi internasional (Interpol) membantu evakuasi korban bencana tsunami dan gempa di Nanggroe Aceh Darussalam. Kepala Kepolisian RI, Jenderal Da'i Bachtiar, mengatakan interpol sebagai badan dunia membantu pendataan dan mencari orang-orang yang hilang.
Jumat (14/1), sekitar pukul 07.00 WIB Sekjen HICPO/Interpol, Robert K. Nobel, menyampaikan simpati mendalam atas korban bencana. Nobel dan Da'i bertemu di ruang kerja Kapolri di Gedung Rupatama Mabes Polri. "Kita menyampaikan simpati kepada Indonesia dan Polisi," kata Nobel. Kedatangannya, untuk memberi dukungan secara personal.
Rencananya, pihaknya juga akan mengadakan pertemuan di Thailand dengan seluruh perwakilan Interpol di dunia khusus untuk membahas masalah bencana tsunami di Asia Tenggara. Pada 5 Januari lalu, sudah ada pertemuan di Liassion, Perancis.
Usai pertemuan itu, Robert didampingi Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri, Komjen Polisi Suyitno Landung, dan Kepala Interpol Indonesia, Brigjen Polisi Sisno Hadiwinoto, berangkat ke Aceh untuk melihat langsung kondisi terakhir bencana di Aceh dan Sumatera Utara. Sedangkan Da'i Bachtiar baru saja kembali dari Aceh, dini hari pukul 01.00 WIB.
Da'i mengatakan, data korban polisi meninggal dunia tercatat 120 orang dan 1.747 hilang. Sampai saat ini, telah didirikan 50 pos mobil Polsek untuk melayani masyarakat. Mengantisipasi serangan GAM, anggota kepolisian dikawal Brimob saat evakuasi korban.
Martha Warta
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|