Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

MMI Siap Tampung 10.000 Anak Aceh
Jum'at, 14 Januari 2005 | 12:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pihak Majelis Mujahidin Indonesia menyatakan siap menampung 10.000 anak Nanggroe Aceh Darussalam korban bencana gempa dan tsunami. "Kami telah membangun jaringan untuk menampung anak-anak tersebut," ujar Fauzan Al Anshori, Ketua Departemen Data dan Informasi MMI, ketika dihubungi di Jakarta, Jumat (14/1).

Fauzan menjelaskan hal ini saat menanggapi berita adanya upaya sebuah kelompok misionaris yang berasal dari Amerika Serikat, WorldHelp, untuk mengasuh sebanyak 300 orang anak Aceh di panti asuhan Kristen di Jakarta seperti ditulis di washingtonpost.com, Kamis (13/1)).

Jaringan yang dimaksud ialah lembaga-lembaga yang kompeten, misalnya lembaga-lembaga Islam sendiri, dan keluarga-keluarga yang dipilih dan siap menampung. "Sedangkan anak-anak balita akan siap ditampung di keluarga-keluarga," kata dia.

Fauzan menjelaskan jika benar upaya WorldHelp tersebut dilakukan, maka hal itu dapat menimbulkan konflik di Indonesia. "Jika benar terjadi, pemerintah perlu menggugat dan mengambil kembali anak-anak tersebut. Lagipula siapa tahu jika ada keluarga mereka yang masih ada dan selamat," ujar dia. "Lagipula mereka (kelompok non-agama lainnya) juga sadar bahwa itu kontraproduktif," kata dia.

Pola pengasuhan yang akan diterapkan kelompok tersebut juga akan menghambat pertumbuhan mental anak-anak tersebut. Hal itu juga melanggar aturan Islam yang tidak memperbolehkan pengasuhan anak di luar ajaran Islam. "Juga melanggar aturan pemerintah yang melarang anak-anak tersebut untuk diadopsi ke luar Aceh," kata Fauzan.

Lagipula jika ada anak-anak Aceh yang non muslim, Fauzan memastikan lembaga-lembaga Islam tidak akan juga menggunakan momen bencana ini untuk meng-Islamkan mereka. "Itu dilarang agama, merayu dan membujuk orang lain untuk masuk Islam," kata dia.

Ada 2 rencana yang akan dilakukan oleh MMI dan ormas-ormas Islam lainnya. "Mereka yang akan keluar dan siap ditampung di penampungan yang dijanjikan pemerintah atau kita yang akan masuk untuk mengasuh mereka," ujar dia. "Kita tinggal tunggu persetujuan dari pemerintah," lanjut dia.

Menurutnya, upaya yang efektif ialah pembangunan kembali pesantren-pesantren yang rusak di Aceh. "Untuk itu, Insya Allah Kami akan mengusahakan mencarikan dananya. Lembaga-lembaga Islam masih mampu kok," kata dia.

Ami Afriatni

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Ketua (Amir) Majelis Mujahiddin Indonesia, KH Abu Bakar Ba'asyir usai melakukan Sholat Jumat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 03 Januari 2003. Sholat Jumat itu merupakan sholat pertama bagi KH Abu Bakar Baasyir setelah mendapat izin dari Kapolri. [TEMPO/ Taufik Subarkah; Digital Image; 20030209]. Anak-anak yang tergabung dalam
KH Abu Bakar Ba'asyir
Komite Perlindungan Anak
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hidayat Nur Wahid Himbau Masyarakat Donorkan Darah untuk Korban Tsunami
Jusuf Kalla Salat Jumat di Masjid Baiturrahman
Hampir 80 Ribu Jenazah Dievakuai
Komnas Perlindungan Anak Protes
Interpol Bantu Identifikasi Korban Tsunami
300 Anak Aceh Akan Dirawat di Panti Asuhan Kristen
Pulau Nias dan Simeuleu Sudah Sampai Tahap Rehabilitasi
AJI Protes Pembatasan Jurnalis Oleh TNI di Aceh
Hidayat Nurwahid : Saatnya TNI Buktikan Mereka Bukan Pembunuh
Dubes Palestina: Din Bukan Juru Bicara Dewan Dubes Arab
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
UU RI nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data