Pemerintah Bantah Tawaran Gencatan Senjata Inisiatif GAM
Jum'at, 14 Januari 2005 | 14:41 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Indonesia membantah pemberitaan di media massa asing yang menyatakan Gerakan Aceh Merdeka menawarkan gencatan senjata kepada pemerintah Indonesia. "Bukan GAM yang pertama kali menawarkan genjatan senjata tersebut, namun sejak hari kedua pasca gempa bumi dan tsunami di Aceh, pemerintah dalam hal ini Susilo Bambang Yudhoyono sudah menawarkan gencatan senjata kepada GAM," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri, Marty Natalegawa, kepada wartawan pada jumpa pers di Departemen Luar Negeri, Jumat (14/1).
Menurutnya, sejak hari kedua tersebut, TNI bahkan tidak lagi melakukan hal-hal yang bersifat militer berkaitan dengan keberadaan GAM di Aceh. Ini menunjukkan Indonesia lebih tanggap dalam melakukan upaya kemanusiaan di NAD.
Namun, untuk langkah selanjutnya, Marty mengungkapkan itu bukan otoritas Departemen Luar Negeri. "Yang menjadi kepedulian dari Deplu adalah tidak ada peluang dari GAM untuk mendapatkan bantuan-bantuan dari luar negeri," katanya.
Evy Flamboyan





