|
Nasional
Polisi Belum Terima Tanggapan Interpol Soal Direktur Utama Bank Global
Jum'at, 14 Januari 2005 | 20:07 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Mabes Polri sampai saat ini masih belum mengetahui keberadaan Direktur Utama Bank Global Irawan Salim, karena belum menerima tanggapan permintaan red notice yang diajukan polisi.
Mabes Poliri telah mengirimkan red notice pada Interpol yang berpusat di Paris dan telah disebarkan ke seluruh anggota Interpol.
”Tapi hingga kini belum ada tanggapan dari anggota National Central Bureau Interpol lainnya,” kata Direktur II Ekonomi Khusus Andi Chaeruddin saat dihubungi Tempo.
Dia menjelaskan, selama ini polisi telah meminta pusat Interpol di Paris, Perancis agar mengeluarkan red notice terhadap dua tersangka Bank Global, yaitu Direktur Utama Bank Global Irawan Salim dan Direktur Operasional Bank Global Rico Santoso.
Namun, untuk Rico Santoso, tambah Andi, ada kemungkinan masih didalam negeri. “Yang penting, sudah dicekal sehingga logikanya masih didalam negeri,” katanya.
Polisi sampai 11 Januari 2005 telah menahan 14 orang tersangka Bank Global. Polisi juga melakukan pencekalan terhadap tujuh orang direksi dan komisaris Bank Global, diantaranya Irawan Salim (direktur utama) dan Rico Santoso (direktur operasional).
Irawan diduga sudah berada di luar negeri, sesuai dengan data keberangkatan dari bandar udara Soekarno Hatta, Cengkareng pada 11 Desember 2004.
Seperti diketahui, Bank Indonesia akhirnya secara resmi mencabut izin usaha PT Bank Global Internasional Tbk. sejak kemarin.
Muhamad Fasabeni - Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|