|
Nasional
Wakil Presiden : Keamanan Diperlukan untuk Membangun Kembali Aceh
Jum'at, 14 Januari 2005 | 21:10 WIB
TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Masjid memang tempat untuk bisa membicarakan masalah-masalah kemasyarakatan dan politik. Apalagi Nanggroe Aceh Darussalam, propinsiyang berbasis syariat Islam. Di mimbar Masjid Raya Baiturahman, Banda Aceh, usai salat Jumat (14/1), Wakil Presiden Jusuf Kalla, menggunakan corong masjid sebagai penyampaian pesan pemerintah.
Menurut Jusuf, ada beberapa hal yang harus dilakukan di Aceh pasca gempa bumi dan tsunami. Antara lain ; menjalin semangat kebersamaan antara masyarakat Aceh dengan masyarakat Indonesia lainnya yang kini berada di Aceh. "Kewajiban kita semua untuk membangun kembali Aceh,"katanya.
Untuk membangun kembali Aceh, menurut Jusuf, pemerintah daerah harus meningkatkan kemampuannya. Karena itulah keamanan di Aceh agar terus dipelihara. "Bila sedikit saja ada masalah keamanan, dapat dipastikan akan menjadi tantangan yang berat. Semua harus ikut mendukung untuk memelihara keamanan ini,"ujarnya.
Saat ini, menurut Jusuf, pemerintah memprioritaskan untuk memberikan kehidupan kepada para korban gempa bumi dan tsunami, seperti makanan dan minuman. Baru setelah itu, memperbaiki rumah sakit, sekolah yang rusak. "Sekolah yang tidak rusak akan tetap dipakai begitu juga dengan rumah sakit,"katanya.
Poernomo Gontha Ridho
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|