Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

PBB Tidak Setuju Sikap Worldhelp
Jum'at, 14 Januari 2005 | 21:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: PBB tidak menyetujui tindakan mengambil anak-anak Aceh yang kehilangan keluarganya akibat gempa dan tsunami. ?Bukan tindakan tepat mengambil mereka dari Aceh karena masyarakat Aceh akan menjaga mereka," ujar Margaretha Wahlstrom, Utusan Khusus PBB untuk Penanganan Bencana Tsunami Aceh di kantor UN Jakarta Jumat (14/1).

Sejujurnya, katanya, ia belum mengetahui masalah 300 anak yang dibawa ke Jakarta oleh missionaris kristen, World help, karena belum mengetahui informasi yang sebenarnya. Namun, katanya, harus ditemukan solusi nasional mengatasi masalah ini. Menurut Margaretha, akibat pemberitaan itu bagi masyarakat Banda Aceh mungkin menimbulkan dampak negatif. "Saya tidak yakin karena saya tidak memiliki pengalaman personal,? katanya.

Menurutnya, Menteri sosial dan Pemerintah RI harus bertanggung jawab dan bekerja lebih keras untuk melindungi anak-anak Aceh. PBB, katanya, akan bekerjasama dengan institusi nasional untuk memberi kondisi yang lebih baik bagi anak-anak Aceh. Mereka juga dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk membuat peraturan yang lebih kuat untuk menjaga anak-anak.

Badriah?Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Ketua UNTAET, Sergio Vieira de Mello (kanan) didampingi Komandan Pasukan Penjaga Keamanan PBB, Letjen Winai Pattiyakul (kiri) memeriksa pasukan pada acara perpisahan dengan ketua UNTAET di depan kantor UNTAET  Dili, Timor Lorosae, Jumat, 17 Mei 2002. [TEMPO/ Bernard Chaniago; Digital Image; 20020621]
Sergio
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Posko Medan Tetap Terima Bantuan Luar Negeri
Presiden Menilai Koordinasi di Aceh Masih Lemah
Wakil Presiden : Keamanan Diperlukan untuk Membangun Kembali Aceh
PBB akan Kurangi Keberadaannya di Aceh
Banjir di Jakarta Tergantung Proyek Kanal Timur
Parlemen Minta Pemerintah Serius Urus 300 Anak Aceh
Seto: Penculikan Anak di Aceh Memang Ada
300 Pasukan Polri Dikirim ke Aceh
Deplu Bantah PBB Minta Komisi US$ 350 Juta
Pemerintah Bantah Tawaran Gencatan Senjata Inisiatif GAM
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data