Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polisi Tangkap Pengancam Bom di Kedubes Thailand
Sabtu, 15 Januari 2005 | 15:10 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Polisi menangkap pemberi pesan ancaman bom di Kedutaan Besar Inggris dan Perancis. Tersangka Zulfah yang masih duduk sebagai mahasiswa universitas swasta di Jakarta Selatan ditangkap Jumat (14/1) pukul 19.30 malam di sebuah rumah di bilangan Rawa Belong, Jakarta Barat.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Tjiptono, Zulfa--yang terbukti melanggar pasal 335 ayat 1 itu---melakukan hal tersebut untuk membuat pacarnya yang bekerja di Kedutaan Besar Thailand tidak melaksanakan niatnya pergi ke kampung halamannya di Ngawi, Jawa Tengah. "Zulfah mau pacarnya itu nggak jadi pergi. Karena dia tidak diajak," ujar Tjiptono di Polda Metro Jaya.

Zulfa yang rencananya Senin (17/1) ini akan memulai training di Standard Chartered Bank tidak berkutik saat ditangkap di rumah pacarnya, Agung Susutiawan, yang bekerja sebagai petugas di Satuan Pengamanan (Satpam) Obyek Vital di Kedutaan Besar Thailand.

Agung yang sudah dua tahun menjalin asmara dengan Zulfah, tinggal dekat rumahnya di bilangan Rawa Belong. Saat ini, Zulfa masih pingsan saat akan ditahan oleh petugas reserse Polda Metro Jaya. "Dia langsung pingsan usai diperiksa. Waktu itu dia mau ditahan, langsung terlihat syok, lemas dan terjatuh," ujar Pelaksana Harian Direktur Reserse Kriminal Umum Ajun Komisaris Besar Polisi Eddy S. Tambunan.

Saat itu, pemeriksaan yang dimulai sekitar pukul delapan malam baru berakhir sekitar Sabtu (15/1) pukul 4.30 dinihari. Hingga kini Zulfa masih dirawat di kamar no 2., ruang Pulau Bengkalis RS AL Dr Mintohardjo, Jakarta Pusat.

Zulfa saat dikunjungi wartawan masih belum sadarkan diri setelah sempat bangun dan batuk sambil mengeluarkan darah. "Mungkin karena kepalanya terantuk saat terjatuh setelah pemeriksaan (di kantor polisi)," ujar suster Etika yang menjaga ruang yang biasa dipakai untuk merawat orang yang menderita kelainan jiwa tersebut. (Yophiandi)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Petugas LabFor memeriksa bagian gedung yang hancur oleh  ledakkan bom setelah Hutomo Mandala Putra / Tommy Suharto diperiksa di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta tanggal 4 Juli 2000 [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/318/2000; 2000/07/17]. Polisi memeriksa bagian gedung yang hancur oleh  ledakkan bom setelah Hutomo Mandala Putra / Tommy Suharto diperiksa di Gedung Bundar Kejaksaan Agung, Jakarta tanggal 4 Juli 2000 [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/318/2000; 2000/07/17].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kapolri: Ancaman Bom Melalui SMS
Polisi Perketat Pengawasan di Kedutaan Besar Inggris
Usman Membantah Menyembunyikan Dr.Azahari dan Nurdin M.Top
Detasemen 88 Usut Penggambar Denah Rencana Bom Bali II
DIY Kerahkan Detasemen Antiteror untuk Amankan Natal danTahun Baru
Penembak Jitu Diturunkan Amankan Natal di Solo
Pembela Ba'asyir, Pertanyakan Legalitas dan Kredibilitas Saksi
Tokoh Agama Desak Pemerintah Serius Tangani Bom Palu
Saksi Kunci Jaksa Lemahkan Dakwaan
MUI Desak Pemerintah Lakukan Diplomasi Atas Kasus Deportan Timor Leste
> selengkapnya...


Referensi

Ledakan di Jakarta 2003
Paketan Bom di Indonesia
Teror Bom di Indonesia (Beberapa di Luar Negeri) dari Waktu ke Waktu
Tim Relawan: Korban Biasanya Orang Kecil
Jejak Langkah Azahari
Jamaah Islamiyah
> selengkapnya...

Website

Kejaksaan RI
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Majelis Mujahidin Indonesia
Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta
Kepolisian Republik Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data