Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Warga Riau Enggan Konsumsi Ikan Laut
Sabtu, 15 Januari 2005 | 20:32 WIB

TEMPO Interaktif, Pekanbaru: Harga ikan air tawar di Pekanbaru menjadi mahal. Pasalnya, warga enggan menkonsumsi ikan laut lantaran khawatir tercemari mayat korban tsunami.

Harga ikan patin produki tambak, misalnya, semula Rp 10 ribu, sekarang dijual Rp 20 ribu per kilogram. Menurut pedagang ikan di Pasar Kodim, Pekanbaru, lonjakan harga itu berkaitan dengan meningkatnya permintaan.

"Permintaan ikan air tawar meningkat sejak gelombang tsunami. Pembeli takut makan ikan laut," kata J. Sinaga, salah seorang pedagang ikan.

Salah satu pembeli, Yani, mengaku kekhawatiran itu setelah melihat berita di TV banyak orang yang hilang kemungkinan dibawa gelombang laut," katanya.

Kepala Suku Dinas Perdagangan Dalam Negeri Riau Hendry Rustam tidak membenarkan munculnya perilaku warga tersebut. "Saya rasa terlalu berlebihan bila dikaitkan kenaikan harga ikan sungai dengan kekhawatiran warga mengkonsumsi ikan laut. Ikan sungai kan memang mahal apalagi sekarang produksi tangkapan ikan sungai belum normal karena musim banjir," katanya.

Evalisa Siregar-Tempo News Room


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Rusia Siapkan 100 Pesawat Untuk Kirim Bantuan Kemanusiaan
DPR: Jangan Buru-buru Batasi Bantuan Asing
Pemerintah Tambah Pasokan Air Bersih ke Aceh
PKS Minta Pemerintah Lebih Cepat Mendata Persoalan di Aceh
BMG Mataram: Waspadai Munculnya Gusty
Israel Akan Lanjutkan Pengiriman Bantuan ke Aceh
Pimpinan DPR Rapat Bahas SK Wapres Soal Aceh
Rektor Unisba Didesak Mahasiswa Perhatikan Mahasiswa Asal Aceh
5.583 orang Calon Haji Aceh Berangkat Lewat Medan
Antara Pembatasan dan Pemerasan
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data