Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Polisi Matangkan Kasus Pemalsuan Uang
Minggu, 16 Januari 2005 | 14:36 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Direktur II Ekonomi Khusus Markas Besar Polri, Brigjen Polisi Andi Chaerudin mengatakan, pihak kepolisian masih mendalami terhadap kasus pemalsuan uang yang melibatkan petinggi Badan Intelijen Negara (BIN). "Saat ini sedang kita matangkan dulu pro justicia-nya," ucap Andi ketika dihubungi Tempo, Minggu siang (16/1).

Dia menambahkan belum ada perkembangan berarti tentang kasus ini. "Sekarang kan hari Minggu, ya sudah seperti yang kemarin saja," katanya.

Sementara itu, mengenai kemungkinan bertambahnya jumlah tersangka, Andi menolak berkomentar. "Tujuh aja dulu," katanya.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, penyidikan ketujuh tersangka tersebut masih akan diarahkan berdasarkan pasal 244, 245, dan 250 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Hingga saat ini, Mabes Polri telah menangkap dan menahan Kepala Staf Harian Badan Koordinasi Pemberantasan Uang Palsu BIN, Brigjen Polisi (Purnawirawan) HM. Zyaeri bersama dengan tersangka lainnya. Mereka diancam hukuman di atas lima tahun penjara.

Ewo Raswa

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Mesin cetak uang Rp. 50.000 palsu di rumah tersangka pemalsu uang di daerah Cakung, Jakarta tanggal 25 Mei 2000 [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/325/2000; 2000/07/17]. Ruang dalam rumah tersangka pemalsu uang di daerah Cakung, Jakarta tanggal 25 Mei 2000 [TEMPO/ Awaluddin R; 30d/325/2000; 2000/07/17].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Polisi Tahan Tujuh Pemalsu Uang
Polisi Tangkap 3 Pengedar Uang Palsu
Stiker Palsu Masuk Bandara Rugikan Pemerintah Tangerang
Kalla: Intelijen Harus Kerja Keras Ungkap Kasus Palu
Presiden Melantik Kepala BIN, Syamsir Siregar
Presiden Tunjuk Mayjend Syamsir Siregar Sebagai Kepala BIN
BIN Boleh Adakan Senjata Untuk Kepentingan Dinas
Perbaikan Jalur Busway Selesai Desember
Uang Baru Beredar Akhir Desember
Uang Palsu Di Bali Meningkat Pesat
> selengkapnya...


Referensi

Keppres RI No. 1 Tahun 2004 Tentang Komite Koordinasi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang
UU RI No. 16 Thn. 2003 tentang Penanganan Bom Bali
Kepres RI No. 22 Thn.2003 Tentang Pendirian Sekolah Tinggi Sandi Negara
> selengkapnya...

Website

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Bank Indonesia
Badan Intelijen Negara


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data