|
Nasional
Parlemen Terus Desak Konggres AS untuk Hapus Embargo
Minggu, 16 Januari 2005 | 15:43 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan terus mendesak pemerintah Amerika Serikat mencabut embargo senjata atas Indonesia. Hal ini diungkapkan Ketua Komisi Pertahanan DPR, Theo Sambuaga kepada Tempo saat dihubungi melalui telepon, Minggu siang (16/1).
Theo mengungkapkan parlemen sangat mendukung upaya pemerintah supaya embargo senjata dihapus. Keengganan Amerika menghapus embargo ini, menurut Theo karena Konggres Amerika masih punya pandangan yang keliru terhadap pemerintah Indonesia. "Mereka khawatir persenjataan yang dibeli dari Amerika akan digunakan untuk hal yang tidak benar," ujarnya. Padahal tujuan pengadaan senjata untuk keperluan pengamanan wilayah, latihan, dan pertahanan wilayah perbatasan.
Karenanya, DPR akan terus mendesak dan meyakinkan pemerintah dan konggres Amerika bahwa pandangan itu tidak benar. "Dalam setiap kesempatan kita sudah melakukan lobi dan meyakinkan pemerintah Amerika," kata Theo. Tapi sampai sekarang upaya ini belum membuahkan hasil.
Menurut Theo pengadaan senjata selama ini kebanyakan berasal dari Amerika. Termasuk pesawat F16 dan pesawat Hercules. Dengan embargo yang terlalu lama, pemerintah telah melakukan diversifikasi sumber pembelian, terutama sejak dua tahun terakhir.
Dengan adanya bencana di Aceh, menurut Theo harusnya pemerintah Amerika dapat melihat betapa kurangnya peralatan persenjataan di Indonesia. Terutama untuk menjalankan fungsi pengamanan di laut, di perbatasan, maupun udara. Bahkan untuk alat angkut dan kapal patroli pun sangat kurang.
Mawar Kusuma
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|