Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Presiden Minta Struktur Bakornas PBP Diperbaiki
Minggu, 16 Januari 2005 | 20:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta struktur Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (Bakornas PBP) diperbaiki. Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab mengatakan, manajemen penanganan bencana, terutama koordinasi dan pengendalian masih lemah.

"Dalam dua hari, mulai 18 Januari, struktur baru ini harus sudah efektif berlaku," kata Alwi kepada wartawan usai sidang kabinet di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (16/1). Namun, menurut dia, soal teknisnya masih akan dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Wakil Presiden Jusuf Kalla selaku Ketua Bakornas.

Sidang kabinet kali ini khusus membahas soal Aceh tidak hanya dihadiri menteri terkait, Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, dan Kepala Polri Jenderal Da'i Bachtiar, tapi juga direksi BUMN-BUMN, Pelaksana Gubernur Aceh Azwar Abubakar dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin.

Jumat (14/1) kemarin, seusai melakukan kunjungan ke daerah korban bencana di Pulau Simelue dan Pulau Nias, Presiden Yudhoyono mengatakan, koordinasi dan
pengendalian penanganan bencana dinilainya masih lemah. Untuk memperbaiki hal ini, Presiden menugaskan Alwi dan Panglima TNI.

Sekretaris Kabinet Sudi Silalahi di tempat yang sama mengatakan, perbaikan struktur Bakornas ini kemungkinan juga akan melibatkan pergantian personel. "Pergantian saya kira manusiawi. Barangkali ada yang perlu ditambah atau dikurangi," katanya. Atau bisa jadi pergantian hanya menyangkut soal peningkatan posisi, misalnya dari eselon II digantikan pejabat eselon I.

Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Perbaikan Jaringan Air Bersih di Aceh Butuh 2 Tahun
Mayat Masih Ditemukan di Pusat Banda Aceh
Parlemen Terus Desak Konggres AS untuk Hapus Embargo
Bantuan di Batam Masih Menumpuk
Wolfowitz: Tentara AS Tak Berlama-lama di Aceh
Pemerintah AS Tidak Berencana Bangun Pangkalan Militer di Sabang
RS Zainoel Abidin Siap Hadapi Berbagai Kemungkinan
Daerah Terisolir Belum Dapat Jatah Dokter
BMG Mataram Ingatkan Warga Waspadai Bahaya Gusty
Amerika Belum Ada Rencana Tinggalkan Aceh
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data