Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pasukan Asing Setelah 26 Maret Masih Dimungkinkan
Minggu, 16 Januari 2005 | 23:29 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab mengungkapkan, tanggal 26 Maret merupakan batas waktu yang ditetapkan pemerintah kapan harus menyelesaikan target-target operasi darurat kemanusiaan. Pemerintah tidak menentukan tenggat sampai kapan pasukan asing diperbolehkan berada di Aceh.

"Bukan berarti setelah 26 Maret, semua militer asing harus keluar dari Aceh. Ini penafsiran yang keliru. Ini bukan seperti visa yang kalau lewat batas waktunya, akan ditangkap," katanya kepada wartawan setelah mengikuti sidang kabinet di kantor Presiden kemarin.

Target itu ditetapkan pemerintah, menurut Alwi, semata-mata demi memacu
kinerja aparat pemerintah yang terlibat dalam penanganan bencana. Setelah tiga bulan, diharapkan peran pemerintah dan masyarakat menjadi lebih besar dibanding bantuan asing.

"Karena ini juga menyangkut dignity (harga diri) bangsa ini, terutama karena sepertinya orang mengira pemerintah tidak punya rencana," ujarnya.

Sidang kabinet soal penanganan Aceh pascabencana itu dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Selain diikuti para menteri terkait, sejumlah direktur badan usaha milik negara, Pelaksana Gubernur Aceh Azwar Abubakar, dan Gubernur Sumatera Utara Tengku Rizal Nurdin.

Sapto Pradityo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Adhi Karya Kerahkan Seratus Pekerja Bersihkan Banda Aceh
Guru Bantu Aceh Akan Diutamakan
Presiden Minta Struktur Bakornas PBP Diperbaiki
Perbaikan Jaringan Air Bersih di Aceh Butuh 2 Tahun
Mayat Masih Ditemukan di Pusat Banda Aceh
Parlemen Terus Desak Konggres AS untuk Hapus Embargo
Bantuan di Batam Masih Menumpuk
Wolfowitz: Tentara AS Tak Berlama-lama di Aceh
Pemerintah AS Tidak Berencana Bangun Pangkalan Militer di Sabang
RS Zainoel Abidin Siap Hadapi Berbagai Kemungkinan
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [8]


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data