Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Tim Sukses Yudhoyono Diberi Peluang Pimpin Demokrat
Senin, 17 Januari 2005 | 10:37 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Ketua panitia pengarah Kongres I Partai Demokrat Agus Abu Bakar Arsal mengatakan, rancangan tata tertib kongres memperbolehkan orang luar menjadi ketua umum. "Bapak (Susilo Bambang Yudhoyono) meminta agar memberikan kesempatan sama kepada pengurus dan orang baru," katanya ketika dihubungi di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Ia menjelaskan, pembahasan tata tertib selalu dikonsultasikan kepada Yudhoyono yang juga presiden itu. Meski idealnya calon ketua umum adalah pengurus lama, menurut Abu Bakar, Demokrat tetap memberikan akses kepada bukan kader asalkan mau memenuhi syarat. Syaratnya, mau menjadi anggota, berjasa kepada partai, tak berpolitik uang, serta memiliki komitmen kuat untuk partai,

Abu Bakar membenarkan bahwa aturan itu memberi peluang bagi tim pemenangan Yudhoyono dalam pemilu presiden lalu untuk mencalonkan diri. "Tujuan awal Partai Demokrat untuk mengantar Yudhoyono-Kalla sebagai presiden," tuturnya, Minggu (16/1).

Tapi, ia melanjutkan, itu baru rancangan aturan karena peserta kongres yang berwenang menyetujui atau menolaknya. Tiap kepengurusan--pusat, provinsi, dan kabupaten/kota--memiliki satu suara dalam pengambilan keputusan di kongres yang rencananya digelar Maret nanti.

Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR Sukartono mengaku, ia tak mempersoalkan status calon ketua umum: kader partai atau bukan. Ia menilai, partainya mendapat perhatian besar dari masyarakat. Buktinya, sejumlah tokoh yang bukan kader ingin masuk bursa calon ketua umum.

Ia mengakui, belum ada kader Demokrat yang menyatakan diri ingin menjadi ketua umum. "Lihat saja nanti."

Rancangan tata tertib kongres akan berbenturan dengan keinginan kader Demokrat di daerah. Seperti diberitakan sebelumnya, kader di Solo berharap tokoh internal diprioritaskan untuk maju sebagai calon ketua umum. "Yang muncul baru Hayono Isman dan M. Ma'ruf (keduanya bekas anggota tim sukses Yudhoyono) yang tak ikut membangun partai," kata anggota DPRD Solo, Supriyanto.

Menurut Ketua Demokrat Solo Hery S. Nugroho, sebaiknya calon berasal dari internal tapi bukan pejabat pemerintahan. Sebagai partai baru, Demokrat membutuhkan pemimpin yang memiliki waktu cukup untuk mengurusi partai.

Purwanto/Sita Planasari?Tempo


Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto dan Salahuddin Wahid (kiri), pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan M. Jusuf Kalla (tengah), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dan Agum Gumelar (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701] Pasangan calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) dari Partai Golkar, Wiranto dan Salahuddin Wahid (kiri), pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dan M. Jusuf Kalla (tengah), dan pasangan Capres dan Cawapres dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Hamzah Haz dan Agum Gumelar (kanan), dalam acara dialog (debat) Capres dan Cawapres di Hotel Borobudur, Jakarta, 1 Juli 2004. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20040701]
Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, dll
Wiranto, Salahuddin Wahid, Susilo Bambang Yudhoyono, dll
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

AM Fatwa Kecewa Presiden Beri Restu dalam Pencalonan Ketua Umum Partai
Kasus Pasar Tanah Abang Kian Kisruh
PKS dan Partai Demokrat Inspeksi Pertamina dan PLN
Fraksi Partai Demokrat Tolak Keputusan Rapat Paripurna DPR
Meski Kecewa, Partai Demokrat Tetap Mendukung Kabient SBY
Koalisi Kebangsaan Kuasai Semua Komisi di DPR
PBB Tetap akan Dukung Yudhoyono
PKB Siapkan 5 Calon Pengisi Kabinet
'Pertarungan' Antarkelompok Berlanjut di MPR
Anggota DPRD Divonis Empat Bulan
> selengkapnya...


Referensi

PP RI No. 51 Tahun 2001 Tentang Bantuan Keuangan Kepada Partai Politik
Undang-Undang No. 12 Tahun 2003 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD dan DPRD

Website

Partai Demokrat


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Pasokan Daya Listrik PLN Tidak Transparan
Ratusan Pengusaha Tionghoa Nyatakan Dukungan Pada Yudhoyono
Presiden Optimistis Indonesia akan Jadi Lumbung Padi
Dua Pejabat Kutai Kertanegara Ditahan
Suara NU Tentukan Putaran Kedua Pemilihan Gubernur Jawa Timur

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data