Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Suriah Berharap Indonesia Tetap Bersatu Tangani Bencana
Rabu, 19 Januari 2005 | 00:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Republik Arab Suriah, termasuk negara Timur Tengah yang tanggap saat bencana tsunami melanda Aceh dan Sumatera Utara. "Empat hari setelah bencana, kapal terbang kami sudah mendarat di Bandara Hang Nadim, Batam membawa bantuan makanan, selimut dan obat-obatan seberat 60 ton,"kata Duta Besar Arab Suriah, Mohamad Darwish Baladi di kantornya di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan (18/1).

Hubungan Indonesia dengan Suriah, menurut Mohamad Baladi, sudah cukup lama. "Hubungan yang sangat baik, sejak lama, juga sesama muslim,"ujarnya. Karena itulah, saat terjadi bencana rakyat dan pemerintah Suriah, menurut Mohamad Baladi, sangat syok dan berduka. "Selain mengirim bantuan, kami juga mengirim tim khusus untuk mendeteksi bantuan apa lagi yang pantas buat rakyat Aceh,"katanya.

Tak heran, bersama negara-negara Arab lainnya, Suriah ikut mempelopori, bantuan negara-negara Arab untuk Indonesia. Indonesia, menurut Duta Besar Suriah, merupakan negara muslim terbesar di dunia dan negara yang sangat disegani, bukan hanya di antara negara-negara muslim, tetapi juga di masyarakat dunia."Saya harap Indonesia tetap kuat, dan bersatu untuk menanggulangi bencana yang datang saat ini,"kata Mohamad Baladi.

Ahmad Taufik

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah dan DPR Sepakat Bentuk Badan Otorita Khusus Untuk Aceh
World Help Indonesia Bantah Akan Kristenkan Anak Aceh
Wilayah Pantai Barat Aceh Masih Belum Bisa Lewat Darat
Polisi Memproses 45 Orang Tersangka Penjarah di Aceh
Ombak Besar di Pantai Laut Selatan Jawa Akibat Badai Tropis Australia
Operasi Gabungan di Banda Aceh Jaring Oknum TNI
Butuh Lima Tahun Perbaiki Infrastruktur Pangan di Aceh
WFP: Butuh US$ 110 Juta untuk Pangan Korban Tsunami
Bandara Sabang Mulai Didarati Helikopter Asing
Pengungsi Aceh Bawa Ganja Ditangkap di Batam
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]


Berita Terakhir

Ryugyong Dibangkitkan dari Koma
Dua Desa di Kwamki Lama Kembali Bentrok
9.000 Anak Di Banten Menderita Gizi Buruk
Kabupaten Batubara Kekurangan Dana Selenggarakan Pilkada
Karena Ditekan, Glenn Suap Urip Rp 1 Miliar

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data