Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

“Kebutuhan Pembangunan di Aceh Rp 10 Triliun”
Rabu, 19 Januari 2005 | 13:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pekerjaan Umum memperkirakan, kebutuhan pembangunan kembali Aceh pasca tsunami mencapai Rp 10 triliun selama lima tahun ke depan.

Departemen ini akan membuat beberapa proyek antara lain jalan dan jembatan, air bersih, sanitasi, dan irigasi.

Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto mengatakan, anggaran pembangunan diperkirakan masih akan meningkat terus seiring proses rehabilitasi di Aceh. Awalnya, pemerintah mengalokasikan Rp 6,2 triliun untuk proyek Departemen Pekerjaan Umum.

“Tapi setelah melihat kondisi, ternyata bisa mencapai Rp 10 triliun selama lima tahun, termasuk pembangunan rumah. Kami juga menemukan banyak jalan yang rusak setelah lumpur dibersihkan,” kata Djoko di Jakarta, sebelum menghadiri prasidang CGI di gedung Bank Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah membuat tiga tahapan untuk pembangunan kembali Aceh selama lima tahun.

Pertama, tahap darurat yang bertujuan menyelamatkan korban selama enam bulan ke depan. Kedua, tahap rehabilitasi yang bertujuan membanguan pelayanan minimal masyarakat selama enam bulan hingga dua tahun ke depan. Terakhir, tahap rekonstruksi yang bertujuan membangun sistem ekonomi transportasi, telekomunikasi, sosial, dan budaya, institusi, serta perumahan.

Yandi MR - Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menkes: Angka Kematian Pascatsunami di Aceh Rendah
Suriah Berharap Indonesia Tetap Bersatu Tangani Bencana
Pemerintah dan DPR Sepakat Bentuk Badan Otorita Khusus Untuk Aceh
World Help Indonesia Bantah Akan Kristenkan Anak Aceh
Wilayah Pantai Barat Aceh Masih Belum Bisa Lewat Darat
Polisi Memproses 45 Orang Tersangka Penjarah di Aceh
Operasi Gabungan di Banda Aceh Jaring Oknum TNI
Butuh Lima Tahun Perbaiki Infrastruktur Pangan di Aceh
WFP: Butuh US$ 110 Juta untuk Pangan Korban Tsunami
Bandara Sabang Mulai Didarati Helikopter Asing
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data