|
Nasional
Total Kerugian Aceh dan Sumut Sekitar Rp 42,7 Triliun
Rabu, 19 Januari 2005 | 15:34 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah memperkirakan total kerusakan dan kerugian akibat bencana tsunami di Aceh dan Sumatera Utara mencapai Rp 42,7 triliun. ?Jumlah ini mencapai 2,2 persen dari total produk domestik bruto Indonesia atau 97 persen PDB Aceh,? ujar Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Sri Mulyani Indrawati disela-sela pertemuan Consultative Group on Indonesia (CGI) di gedung BI, Jakarta, Rabu (19/1).
Menurut Ani, demikian ia biasa disapa, kerusakan yang dimaksud adalah perhitungan aset dan fasilitas produksi yang hancur maupun hilang. "Sedangkan kerugian adalah estimasi pendapat atau penghasilan yang hilang akibat bencana tsunami," ujarnya.
Ani menguraikan, total kerusakan mencakup hancurnya 1,3 juta rumah dan gedung, delapan pelabuhan, empat depot bahan bakar, 120 kilometer jalan, 18 jembatan dan sekitar 92 persen sistem sanitasi. ?Total kerusakan mencapai US$ 2,9 miliar,? ujarnya.
Total kerusakan mencapai US$ 2,9 miliar tersebut terdiri dari kerugian sektor sosial seperti perumahan dan pendidikan mencapai US$ 1,6 miliar, infrastruktur US$ 636 juta, sektor produktif seperti pertanian, perikanan dan industri mencapai US$ 352 juta dan cross sektoral seperti lingkungan, pemerintahan dan perbankan mencapai US$ 252 juta.
Adapun total kerugian mencapai US$ 1,5 miliar yang terdiri dari kerugian sektor produktif pertanian, perikanan dan industri mencapai US$ 830 juta, cross sektoral seperti lingkungan, pemerintahan dan perbankan mencapai US$ 400 juta, infrastruktur termasuk transportasi, komunikasi, energi dan sanitasi US$ 241 juta serta sektor sosial seperti perumahan dan pendidikan mencapai US$ 57 juta.
Amal Ihsan?Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|