Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Sampoerna Foundation Bangun 100 Sekolah Darurat
Kamis, 20 Januari 2005 | 16:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sampoerna Foundation (Sampoerna) akan membangun 100 sekolah tenda darurat (STD) di Aceh dan Sumatera setelah gempa dan tsunami melanda wilayah itu. "Kami berkomitmen mendirikan sekolah tenda darurat dengan perlengkapan kegiatan belajar mengajarnya," kata Sapto Handoyo Sakti, Direktur Komunikasi dan Marketing Sampoerna Foundation, di Jakarta, Kamis (20/1).

Menurut Sapto, didirikanya sekolah darurat ini mengingat kegiatan belajar-mengajar sudah mendesak dilaksanakan. Data Sampoerna menyebutkan paling tidak tercatat 172.253 anak usia sekolah berada di kamp-kamp pengungsi . Dan saat ini siswa-siswa itu masih sulit mendapatkan pendidikan.

Selain perlengkapan, Sampoerna juga menyediakan tenaga pengajar hasil kerja sama dengan beberapa kalangan seperti aktivis mahasiswa dan lembaga swadaya masyarakat. Pada tahap awal direncanakan lama waktu pengajaran hingga enam bulan. "Tapi kalau kita lihat informasi yang masuk, sepertinya tidak mungkin kalau hanya enem bulan," uajr Sapto.

Pendirian sekolah darurat ini akan difokuskan pada 11 lokasi yaitu Sabang, Banda Aceh, Sigli, Bireun, Lhoksumawe, Lhoksukon, Langsa, Meulboh, Medan, Sinabang,dan Gunung Sitoli. "Seharusnya tersebar di banyak lokasi. Tapi nanti pengawasannya lebih sulit,"Sapto menambahkan.

Untuk pendirian sekolah ini biaya yang diperlukan sekitar Rp 15 juta tiap sekolahnya. Dengan jumlah ini sudah bisa dipersiapkan beberapa faslitas belajar untuk daerah bencana. Selain itu proses belajarnya akan menggunakan sistm pendidikan plus yaitu disediakannya psikiater untuk memulihkan trauma anak-anak korban bencana, termasuk pendongeng.

Sapto mengatakan jumlah sekolah tenda darurat ini rencananya akan bertambah hingga 250 sekolah. Penambahan ini setelah diterimanya bantuan dari donatur yang memungkinkan penambahan itu.

Muchamad Nafi


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data