|
Nasional
Normalisasi Pendidikan di Aceh Mulai 26 Januari
Jum'at, 21 Januari 2005 | 02:35 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo akan mencanangkan normalisasi kegiatan belajar mengajar di Aceh dan Sumatera Utara pada 26 Januari 2005. ?Menteri akan datang ke Simeuleu dan Meulaboh untuk meresmikan sekolah di sana,? ujar Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Indra Djati Sidi, Kamis (20/1) di Jakarta.
Dalam pencanangan tersebut akan diresmikan aktivasi 1.170 SD, 143 Madrasah Ibtidayah, 171 SMP, 48 Madrasah Tsanawiyah, 65 SMA, dan 10 SMK. ?Sekolah ini berupa sekolah tenda ataupun di lokasi lain seperti masjid dan ruangan lain yang tersedia,? kata Indra seraya menjelaskan sekolah akan berlaku shift ganda.
Dalam mengembalikan pendidikan di Aceh dan Sumatera Utara pascabencana, menurut Indra, Depdiknas secara berturut-turut akan melakukan: pembersihan sekolah, rehabilitasi sekolah dan rekonstruksi sekolah. ?Karena ada sekolah yang hanya butuh dibersihkan saja untuk bisa digunakan kembali. Ada juga yang harus diperbaiki, dan ada juga yang harus dibangun ulang,? tuturnya.
Untuk merealisasikannya, kata Indra, akan digunakan berbagai sumber dana, yakni: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), hibah ataupun pinjaman dari luar negeri. ?Misalnya UNICEF menyiapkan dana sebesar US $ 7,5 juta untuk tahap pertama, ADB sebesar US $ 10 juta, Belanda US $ 26 juta,? paparnya. Selain itu, juga ada bantuan dari USAID, dan pengalihan utang (debt swapt<1>) dari Jerman.
Sayangnya, pencanangan normalisasi kegiatan belajar mengajar pada tanggal 26 Januari mendatang tidak berbentuk operasionalisasi bangunan sekolah. ?Untuk merekonstruksi bangunan sekolah, kami harus berhati-hati. Apalagi dalam merelokasi sekolah,? ujar Hamid Muhammad, Direktur Pendidikan Lanjutan Pertama.
Terlebih untuk mengucurkan dana APBN, menurut Hamid, masih butuh waktu hingga April 2005. ?Karena cairnya anggaran memang pada bulan-bulan tersebut (April),? ucapnya seraya menjelaskan proses kerja instansi terkait tidak terpengaruh menjadi lebih memprioritaskan masalah bencana Aceh.
Rr. Ariyani ? Tempo
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Mahasiswa seni rupa ITB menggambar di halaman Kampus, Bandung, 28 April 2001 [ Koran TEMPO/ Budi Yanto; K21A/465/2001 ; 20010623 ].](/hg/photostock/2005/01/17/s_K1A46502_high_thumb.jpg) |
![Para wisudawan Universitas Dipati Ukur/ universitaf fiktif di Bandung. [NOVA; 15D/203/1993; 20021001].](/hg/photostock/2005/01/14/s_15D20303_high_thumb.jpg) |
|
|
| Para wisudawan Universitas Dipati Ukur
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|