Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Idul Adha Jadi Tonggak Kebangkitan Aceh
Sabtu, 22 Januari 2005 | 05:03 WIB

TEMPO Interaktif, Banda Aceh: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengajak rakyat Aceh untuk menggunakan momen Idul Adha menjadi tonggak membangun Aceh ke depan. Pernyataan itu disampaikan Presdien seusai salat Idul Adha di Banda Aceh, Jumat (21/1).

Presiden salat bersama warga di Masjid Raya Baiturrahman. Rombongan Presiden antara lain Kepala Polri Jendral Da'i Bachtiar, Panglima TNI Jendral Endriartono Sutarto, Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat Alwi Shihab, Menteri Luar Negeri Hasan Wirayudha, Menteri Dalam Negeri M. Ma'ruf, Menteri BUMN Sugiharto, dan juru bicara Kepresidenan Andi Alfian Mallarangeng.

Seusai salat, Presiden menyerahkan hewan korban. Kepada enam wakil warga Aceh, Presiden menyerahkan paket peralatan dapur, sarung koko, timbangan badan, serta mesin jahit. Selain itu, diberikan pula bantuan telepon seluler yang diterima Wakil Kepala Staf Angkatan Darat yang juga Wakil Ketua Tim Nasional Penanganan Bencana Aceh Letnan Jenderal Djoko Santoso.

Kepada wartawan Persiden mengatakan, perlunya seluruh masyarakat Indonesia bersama-sama membangun Aceh. "Selalu ada jalan terbaik untuk kita," katanya. Presiden menekankan, "Jangan terus melihat ke belakang, tapi mari bersama membangun kembali Aceh".

Tentang nasib anak-anak Aceh pascabencana, Presiden menegaskan, "Bukan hanya melindungi, tapi kita juga wajib membangun masa depan mereka. Masih panjang jalan yang harus dilakukan untuk anak-anak kita. Negara bertanggung jawab atas semua itu," tandas Presiden.

Presiden juga mengatakan, tonggak waktu yang dimaksudnya tiga bulan pascabencana adalah timeline, bukan deadline. "Kami menerapkan waktu itu sebagai target, untuk adanya akselerasi percepatan dan meraih hasil yang signifikan selama tiga bulan pascabencana," katanya.

Bisa jadi, kata dia, setelah 26 Maret masih membutuhkan kehadiran personil, perlengkapan, dan tenaga ahli dari negara lain untuk melanjutkan pekerjaannya.

Jojo Raharjo-Tempo News Room




Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Kantor PT Petrokimia Gresik di Jakarta, 7 Juli 2004. [TEMPO/ Dwi Djoko Sulistyo; K21A/474/2004; 20040728].
Kantor PT Petrokimia Gresik

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sampah Mulai Menumpuk di RS Zainoel Abidin
Pemerintah Siap Lakukan Uji Kelayakan Direksi BUMN
Turki Sumbang 1.400 Sapi untuk Aceh
Dompet Dhuafa Belum Peroleh Lokasi Rumah Pengungsi
BUMN Kumpulkan Rp 48 Miliar Untuk Pendidikan Anak Aceh
Selama Idul Adha, Proses Evakuasi Tertunda
Normalisasi Pendidikan di Aceh Mulai 26 Januari
Tenaga Asing Tidak Akan Bangun Sekolah di Aceh
Tim PBB: Bantuan Makanan untuk Pengungsi Halal
Gema Takbir Berkumandang di Masjid Baiturrahman
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 166 Tahun 1999 Tentang Tim Restrukturisasi dan Rehabilitasi PT. ( Persero ) Perusahaan listrik Negara
PP RI No. 56 Tahun 1999 Tentang Penjualan Saham Milik Negara RI Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
UU RI No.19 Thn.2003 Tentang BUMN
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data