Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Banjir Lumpur di Mina dan Mekah Ganggu Pelaksanaan Haji
Sabtu, 22 Januari 2005 | 23:06 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hujan deras disertai badai yang terjadi dari pukul 15.00- 17.00 waktu Arab Saudi, mengakibatkan terhambatnya proses melempar jumrah bagi Jamaah Haji asal Indonesia.

"Air hujan turun dari gunung-gunung di sekitar Al-Muadzin dengan membawa tanah dan kerikil," kata Hasbu Marzuki, Kepala Daerah Kerja Pelaksanaan Haji Wilayah Madinah kepada TEMPO lewat saluran telepon internasional, Sabtu (22/1) malam.

Menurut Hasbu, tanah dan kerikil ini mengakibatkan jalan di sekitar Terowongan Al-Muadzin sulit dilewati karena tidak ada saluran pembuangan air. "Air jadi menggenang di sekitar jalan setelah terowongan, sehingga proses pelemparan jumrah sebagian jemaah haji, ada yang terhambat," ujarnya.

Hujan deras disertai petir, memang terjadi di kawasan Mekkah dan Mina, Sabtu (22/1) sore. Akibatnya, terjadi genangan air di berbagai tempat di kota suci ini. Banjir lumpur terjadi dan sempat membuat kemacetan lalu lintas. Puluhan ribu jemaah haji yang berada di Mina, bubar untuk berteduh di bawah terowongan-terowongan.

Dari pemantauan Hasbu, jamaah haji asal Indonesia yang belum melempar jumrah diperkirakan berjumah sekitar 47 persen lagi. "Kalau yang jadwalnya pagi hari, selepas Maghrib bahkan sudah kembali ke Mekah," kata Hasbu.

Banjir Lumpur ini, menurut Hasbu, tidak mengakibatkan jatuh korban pada jamaah asal Indonesia. "Alhamdulillah, semua jamaah dalam kondisi sehat-sehat saja, dari awal kami sudah menghimbau kepada Jamaah Indonesia, untuk tetap tinggal dan beristirahat di kemahnya," kata Hasbu. Cuaca usai badai menueut Hasbu sangat dingin. Suhu udara mencapai 19 derajat celcius. Sedangkan "hujan sudah mereda, walaupun masih turun rintik-rintik," paparnya.

Rencananya, menurut Hasbu, jamaah haji Indonesia yang belum melakukan nafar sani akan melakukannya besok pagi. "Untuk nafar awal yang dilaksanakan tanggal 12 Dzulhijah 1425 H, semua jamaah sudah melaksanakan, untuk nafar sani, ada beberapa yang terhambat banjir, akan dilaksanakan besok pagi," kata Hasbu.

Asep Yogi Junaedi (Jakarta)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Jamaah haji wukuf di Arafah, Arab Saudi [Gamma/ Mohamed Lounes; 4d/36/91; 2001/02/01] Jamaah haji sedang wukuf di Arafah, Arab Saudi. [Gamma/ Mohamed Lounes; 4d/36/91; 2001/02/01]
Wukuf Jamaah Haji di Arafah
Jamaah Haji di Arafah
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

5.583 orang Calon Haji Aceh Berangkat Lewat Medan
Pesawat Alami Gangguan, Kloter 13 Kembali Ke Bandara
DPR Berjanji Perbaiki Fasilitas Haji
Jemaah Haji Tunda Belum Terima Kelebihan Setoran Biaya Haji
Keluarga Korban Mina Akhirnya Mendapat Haji Biasa
Informasi Haji Melalui SMS dan Internet
16 Pesawat disiapkan Untuk Mengangkut Jamaah Haji
Kloter Pertama Jemaah Haji Sempat Mengalami Gangguan Sistem Radio
Menteri Agama Minta Jemaah Haji Waspada
Depag Adakan Rapat Koordinasi Akhir Operasional Haji
> selengkapnya...


Referensi

Keppres No. 49/2004 tentang Biaya Penyelenggaraan Haji 2005
Keppres No. 22/2001 tentang Badan Pengelola Dana Abadi Umat
Kepres RI No. 45 Thn.2003 Tentang Biaya Penyelenggara Ibadah Haji Thn. 2004
> selengkapnya...

Website

Informasi Haji - Depag
Situs Informasi Haji
Departemen Agama
Majelis Ulama Indonesia


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Empat Calon DPD Sumatera Selatan Terancam Gugur
Verifikasi Faktual DPD Lampung Terancam Molor
Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data