Empat Nelayan Korban Tsunami yang Terdampar di India, Menunggu Kepulangan

Sabtu, 22 Januari 2005 | 23:18 WIB

TEMPO Interaktif, Medan:Empat nelayan asal Meulaboh yang terdampar di Kepulauan Andaman, India, akibat gelombang Tsunami, mendatangi Posko Bencana Nasional di Lanud TNI AU Kelapa Sawit, Polonia, Medan, Sabtu (22/1). Mereka melaporkan keberadaannya, sambil mengurus kepulangan ke kampung halamannya di Meulaboh.

Sonata, salah seorang nelayan menuturkan bagaimana mereka bisa sampai ke Andaman. Pada hari Jumat (24/1, berempat mereka berangkat dari Meulaboh ke perairan Sabang untuk mencari ikan dengan menggunakan Kapal Motor TR23. Pada hari ahad, tepatnya jam 10 pagi, kapal motor mereka tiba-tiba mati. "Kami sudah usahakan hidup, tapi tak mau,” ucap Sonata.

Ketika sedang berusaha menghidupkan kapal motornya, dari depan, ombak yang sangat tinggi menggulung kapal hingga terbalik. Setelah ombak tenang, keempatnya yang jago berenang ini menuju kapal dan membalikkannya kembali. Ternyata mesin kapal rusak dan jadilah mereka terombang-ambing di perairan selama lima hari lima malam, sebelum ditemukan kapal patroli perairan kepulauan Andaman, India.

Selama di India, mereka difasilitasi pemerintah setempat yang bekerjasama dengan Kedutaan Indonesia untuk mengatur kepulangan. Setelah dua minggu di Andaman, keempat nelayan ini dipulangkan menggunakan pesawat udara dengan rute Andaman, transit di Madras, India, menuju Kuala Lumpur, Malaysia, menuju Medan. Oleh pemerintah, empat orang ini ditempatkan di Panti Sosial Bina Remaja, Tanjung Morawa, Medan.

Rencananya mereka pulang ke Meulaboh sambil menunggu kedatangan Jasmin, kapten kapal mereka yang empat hari lalu telah berangkat ke Meulaboh. Menurut Sonata, Jasmin berangkat terlebih dahulu untuk memastikan keberadaan keluarga mereka di Meulaboh. Setelah semuanya beres, Jasmin berjanji akan kembali ke Medan untuk menjemput mereka bertiga.

Menurut, Edi Sofian, Humas Posko Bencana Nasional Lanud TNI AU Kelapa Sawit, Polonia, Medan, pihaknya sudah menyiapkan pesawat untuk mengangkut mereka kembali ke Meulaboh. "Kapan saja mereka bisa kembali,” ucap Edi. Namun karena sudah berjanji kepada Jasmin, keempatnya masih menunggu kabar.

Pihak Posko Lanud juga menurt Edi, telah mencoba menghubungi Posko di Meulaboh untuk mencari keberadaan Jasmin.

Hambali Batubara, Bambang Soed (Medan)






Komentar Anda

Kirim

Nama:

Kota:

Email:

Judul:

Komentar: