Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Megawati Berpeluang Pimpin Kembali PDIP
Minggu, 23 Januari 2005 | 02:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 1999 - 2004 Megawati Sukarno Putri berpeluang memimpin kembali partai berlambang banteng bulat ini. Fungsionaris PDIP Permadi mengatakan, peluang putri Sukarno ini masih tetap besar. "Kalau tidak ada money politic, saya bisa jamin peluang Mega antara 70 - 80 persen," katanya kepada Tempo melalui pesawat telepon, hari Sabtu (22/1).

Menurut tokoh paranormal yang kerap berbusana serba hitam ini, Megawati mempunyai basis massa sampai ke grass root dibanding empat pesaingnya: Sophan Sophian, Laksamana Sukardi, Arifin Panigoro dan Guruh Sukarno Putra.

Laksamana dan Panigoro menurut Permadi tidak mempunyai pendukung hingga tingkat akar rumput. Sedangkan Guruh, meskipun sama-sama memiliki pengikut di tingkat bawah, namun menurut permadi, Guruh tidak punya pengalaman dalam memimpin partai. Sementara, Sophan Sophian dinilai tidak melaksanakan amanat kongres parti di Bali, karena pada pemilihan presiden lalu, tidak mendukung Megawati.

Menurut Permadi, Megawati layak memimpin kembali PDIP. Dengan syarat, setelah terpilih kembali, harus melakukan rekonsiliasi kepengurusan. “Pendamping-pendamping Mega haruslah orang-orang yang berideologi dan berjiwa Sukarno," kata Permadi. Menurutnya, para pesaing Mega yang akan bertarung memperebutkan kursi ketua umum PDIP, layak untuk masuk dalam kepengurusan inti. "Ditambah orang-orang lama yang berpotensi, tapi pernah meninggalkan PDIP untuk sementara waktu," kata Permadi.

Erwin Dariyanto

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Pendukung PDI Perjuangan merayakan kemenangan Megawati Sukarno sebagai wakil presiden di bundaran Hotel Indonesia/ HI, Jakarta tahun 1999 [Tempo/ Rini PWI; 29d/362/99; 2000/05/15]. Kampanye pendukung PDI Perjuangan dengan mobil dan sepeda motor di sekitar Pancoran , Jakarta tahun 1999  [Tempo/ Rully Kesuma; 27d/155/99; 2000/05/16].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Guruh, Kuda Hitam Calon Ketua Umum PDIP
Arifin Panigoro Mundur dari DPR
Usaha Menggusur Megawati dari PDI Perjuangan
Mega Sangkal PDIP Kehilangan Roh Kerakyatan
Sutjipto Sinyalir Pemerintah Akan Intervensi Kongres PDIP
Pendukung Kwik Kian Gie Mengaku Diintimidasi
PDIP Tidak Halangi Jika Golkar Mundur dari Koalisi Kebangsaan
Jateng Masih Jagokan Megawati
PDIP Bali Tetap Dukung Mega
Massa PDIP Usung Sophan Sophiaan Gantikan Megawati
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [4]


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data