Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Flexi Siap Beroperasi di Meulaboh
Senin, 24 Januari 2005 | 10:27 WIB

TEMPO Interaktif, Meulaboh: Sambungan telepon Telkom Flexi siap beroperasi di Meulaboh, Aceh Barat. Jenis telepon nirkabel yang digunakan adalah Flexi Home. Jaringan telepon ini menggunakan base transceiver station (BTS) Telkom yang sudah dibangun kembali di kota Meulaboh. Jaringan baru ini sudah siap melayani telepon Flexi.

Jaringan Flexi sudah siap di kota Meulaboh, Jeuram, dan Kaway XVI. "Telkom sedang survai di Calang. Kami terhambat infrastruktur yang rusak," kata Kordinator Recovery Telkom di Meulaboh, Darmen Kembaran, kepada Tempo di posko Telkom, Senin (24/1).

Namun, fasilitas Flexi sampai saat ini belum dapat dinikmati masyarakat. Pasalnya, pesawat telepon Flexi belum sampai di kota Meulaboh. Menurut pantauan posko Telkom, kiriman pesawat telepon sudah sampai di Medan. Direktur Utama PT Telkom, Kristiono menjelaskan, pihaknya sudah mengirim 800 pesawat Flexi Home. "Segera mungkin Flexi dapat berfungsi," ujarnya saat dihubungi Tempo melalui sambungan telepon.

Dijelaskannya, Telkom baru mempersiapkan pesawat Flexi Home dulu. Flexi Home merupakan telepon nirkabel yang pesawatnya sama seperti telepon kabel, dan biasanya diletakan di rumah. Sedangkan, untuk Flexi mobile belum dikirimkan karena masih tergantung pasar. Telkom memprioritaskan penempatan Flexi Home pada langganannya yang saat ini masih ada. "Jika pelanggan masih ada rumah bisa dipasang gratis," ujarnya.

Selanjutnya, pelanggan Telkom yang terkena bencana tsunami akan dibebaskan dari pembayaran tagihan telepon Januari 2005 dan gratis pemasangan Flexi Home. Namun, bagi pelanggan baru akan dikenai tarif pemasangan telepon. "Tapi saya belum tahu persis besarannya," kata dia. Saat ini, banyak rumah pelanggan Telkom yang sudah hancur terkena tsunami. Dikatakannya, tarif biaya percakapan Flexi Home akan sama dengan besaran di daerah lain.

Darmen mengatakan, Telkom menargetkan Flexi Home sudah bisa dinikmati paling lambat akhir bulan Januari. "Kami memprioritaskan agar komunikasi di Meulaboh dapat hidup," katanya.

Saat ini, tim yang dipimpinnya bertugas menghidupkan operasional Flexi. Telepon nirkabel dinilai lebih cocok digunakan karena infrastruktur telepon kabel rusak berat. Sebelum bencana tsunami, Telkom mempunyai pelanggan di kota Meulaboh 8.000 unit.

BTS Telkom yang terletak di Jalan Merdeka Meulaboh rusak berat. Saat ini, Telkom mendiami posko di Jalan Sentosa Meulaboh yang merupakan rumah dinas karyawan. "Kami sedang mencari kantor tapi harganya mahal. Sewa ruko saja dipatok Rp 260 juta pertahun," kata Darmen.

Telkom saat ini mendirikan posko pelayanan telepon gratis melalui satelit di kantor bupati dan di posko Telkom. Layanan ini dapat dinikmati masyarakat dari pukul 07.00-23.00 WIB. Rata-rata masyarakat menggunakan telepon yang dipatok selama tiga menit untuk menghubungi saudara-saudara mereka.

Agriceli

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Seorang SPG dan laptop/ teknologi GPRS yang diterapkan Ericsson pada pameran IITELMIT 2001 di JCC, Jakarta, 29 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/451/2001; 20010623]. Pegawai telkom memeriksa boks jaringan kabel telepon, Jakarta, 9 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Arie Basuki; K1A/331/2001; 20010529].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sekolah-Sekolah Tenda Mulai Dibuka
Pasukan bela Diri Jepang Tiba Di Banda Aceh, Hari Ini
Pemerintah Sewa Tanah Warga Untuk Bangun Barak
Pemerintah Akui Penyaluran Bantuan ke Aceh Belum Merata
Arab Saudi Sumbang US$ 30 Juta untuk Aceh
Empat Nelayan Korban Tsunami yang Terdampar di India, Menunggu Kepulangan
GP Anshor Kirim Relawan Tukang Bangunan ke Aceh
Dikritisi, Badan Otorita untuk Aceh
PBNU Kirim 500 Ustadz ke Aceh
PBNU Kalengkan Daging Kurban
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi
PP RI No. 56 Tahun 1999 Tentang Penjualan Saham Milik Negara RI Pada PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk.
UU RI No. 36 Tahun 1999 Tentang Telekomunikasi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data