Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Pemerintah Tetapkan 26 Maret Sebagai Tenggat Tanggap Darurat
Senin, 24 Januari 2005 | 12:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menargetkan 26 Maret 2005 sebagai batas waktu terakhir pelaksanaan Tanggap Darurat atau Emergency Relief di Aceh dan Sumatera Utara. "Pada 26 Maret itu, kita akan melangkah ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh," ujar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam sambutan seminar CNBC Strategic Forum di Jakarta, Senin (24/1).

Menurut Presiden Yudhoyono, pada 26 Maret itulah pemerintah mengharapkan dapat menyelesaikan penguburan ratusan ribu mayat, relokasi, membangun kamp-kamp pengungsi ke bentuk yang lebih baik, pembangunan rumah untuk rakyat Aceh, mencegah penyebaran penyakit dan membangun infrastruktur vital.

Selanjutnya, menurut Presiden, pemerintah akan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh berdasarkan kebutuhan dan kapabilitas kemampuan yang dimiliki pemerintah. "Yang jelas pada tahap itu kita mengharapkan pemerintah daerah Aceh sudah dapat melakukan fungsi pemerintahan secara penuh," ujarnya.

Presiden juga memastikan rekonstruksi dan rehabilitasi Aceh akan menjadi prioritas utama pemerintahan di masa yang akan datang. "Tetapi ada saat bersamaan, selain memprioritaskan pembangunan kembali Aceh, pemerintah juga akan memastikan langkah-langkah menuju tujuan umum nasional yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja dan memberantas kemiskinan," urainya.

Amal Ihsan

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Susilo Bambang Yudhoyono saat jumpa pers tentang penundaan pemekaran provinsi Papua di kantornya, Jakarta, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/280/2003; 20031028]. Menteri Negara Koordinator Bidang Politik dan Kemanan (Menko Polkam) Susilo Bambang Yudhoyono saat jumpa pers usai rapat koordinasi tentang penundaan pemekaran provinsi Irian Jaya Tengah setelah terjadinya bentrokan berdarah saat deklarasi provinsi tersebut di Kantor Menko Polkam, Jakarta, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Imam Sukamto; K18A/040/2003; 20030926].
Susilo Bambang Yudhoyono
Susilo Bambang Yudhoyono
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Dirjen Imigrasi Meminta Klarifikasi Kepada Nessen
Siswa di Meulaboh Mulai Pendaftaran Ulang
Gempa Tektonik di Palu
Flexi Siap Beroperasi di Meulaboh
Sekolah-Sekolah Tenda Mulai Dibuka
Pasukan bela Diri Jepang Tiba Di Banda Aceh, Hari Ini
Pemerintah Sewa Tanah Warga Untuk Bangun Barak
Pemerintah Akui Penyaluran Bantuan ke Aceh Belum Merata
Arab Saudi Sumbang US$ 30 Juta untuk Aceh
Empat Nelayan Korban Tsunami yang Terdampar di India, Menunggu Kepulangan
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data