|
Nasional
Kapolda Sulteng Himbau Warga Kembali ke Rumah Pasca Gempa
Senin, 24 Januari 2005 | 16:40 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Kepala Polda Sulawesi Tengah, Brigjen Polisi Aryanto Sutadi, menghimbau warga Palu dan Donggala kembali ke rumah masing-masing. Pasalnya, kemungkinan gempa susulan di Sulawesi berskala kecil. "Saya menghimbau warga untuk turun. Tidak ada apa-apa. Karena menurut perkiraan meteorologi, tidak ada gempa besar lagi," kata dia di Mabes Polri, Senin (24/1) siang.
Pada pukul 03.00 WITA di 16 kilometer sebelah Tenggara Donggala, Sulawesi Tengah, terjadi gempa berkekuatan 6,2 skala richter. Data sampai dengan Senin siang, 26 rumah rusak, enam ruko rusak, tiga gudang rusak, satu diantaranya kebakaran. Tiga orang meninggal dunia dan satu luka berat. Ribuan warga di daerah Donggala dan Palu lari ke gunung atau bukit. "Mereka trauma tsunami (di Aceh) langsung ke luar rumah, lari ke bukit-bukit. Sehingga kota kosong," kata Aryanto.
Tetapi, ia menegaskan, mulai pukul 06.00 WITA pagi tadi, polisi sudah patroli dengan helikopter. Antara lain untuk mengantisipasi adanya penjarahan atau pencurian karena rumah warga kosong.
Martha Warta
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Tumpukan bantuan untuk korban gempa bumi diturunkan dari helikopter di Nusa Tenggara Timur (NTT), 1993. [TEMPO/ Hidayat SG; 14D/456/1993; 20021002].](/hg/photostock/2005/01/14/s_14D45604_high_thumb.jpg) |
![Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154](/hg/photostock/2005/01/11/s_~!lingFoto25_high_thumb.jpg) |
| Bantuan Korban Gempa Bumi
|
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|