Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Menhan Bentuk Kelompok Kerja Untuk Efisiens
Senin, 24 Januari 2005 | 20:30 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Pertahanan membentuk kelompok kerja pertahanan lintas angkatan (angkatan darat, laut dan udara) guna menciptakan efisiensi dalam penggunaan anggaran pertahanan serta keterpaduan manajemen dan teknik.
” ujar Juwono Sudarsono, Menteri Pertahanan saat mengunjungi warga besar Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI Angkatan Udara, hari ini (24/1), di Skuadron 461 Paskhas TNI AU, Halim Perdana Kusuma Jakarta.

Kelompok kerja tersebut masing-masing beranggotakan tiga perwira bawah, menengah dan tinggi dari setiap angkatan.

Menurut Juwono, kelompok kerja ini perlu dibentuk agar tiap-tiap angkatan melihat perannya bukan sebagai bagian dari matra atau angkatannya sendiri, tetapi sebagai bagian dari matra yang lain.

“Sehingga lebih terlihat integrasi antara perencanaan pertahanan dan gelar pasukan di lapangan antara Departemen Pertahanan dan Mabes TNI,” sambungnya.

Pembentukan kelompok kerja ini bukan ide asli dari Menhan. Melainkan mandat yang sudah tercantum dalam UU Tentara Nasional Indonesia
(Sunariah)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Dirjen Strategi Pertahanan Dephan RI, Mayjen TNI Sudrajat di kantor Departemen Pertahanan dan Kemanan Jakarta, Jumaat, 07 Maret 2003. [TEMPO/ Nirfan Rifki; Digital Image; 20030331]. Dirjen Strategi Pertahanan Dephan RI, Mayjen TNI Sudrajat di kantor Departemen Pertahanan dan Kemanan Jakarta, Jumaat, 07 Maret 2003. [TEMPO/ Nirfan Rifki; Digital Image; 20030331].
Mayjen Sudrajat
Mayjen Sudrajat

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Masih Sulit Naikan Gaji Prajurit TNI
Pencabutan Embargo Bantuan Militer Terganjal di Kongres AS
Wolfowitz: Tentara AS Tak Berlama-lama di Aceh
Pemerintah AS Tidak Berencana Bangun Pangkalan Militer di Sabang
Tentara Jepang Tawarkan Operasi Damai di Aceh
ICW Dukung Pengadaan Peralatan Pertahanan Satu Pintu
Pembelian Peralatan Pertahanan Harus Melalui Satu Pintu
Pemerintah Keberatan Thailand Sebut Indonesia Basis Pelatihan Kelompok Radikal
Departemen Pertahanan Petakan Industri Pertahanan
Kasus Scorpion, Pemerintah Tunggu Proses Hukum di Inggris
> selengkapnya...


Referensi

Kekuatan TNI AL
Kepres RI No. 97 Thn.2003 Tentang Pernyataan Perpanjangan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Militer Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam
Kepres RI No. 71 Thn.2003 Tentang Penghapusan Keadaan Darurat Sipil Di Provinsi Maluku
Kepres RI No. 28 Thn.2003 Tentang Pernyataan Keadaan Bahaya Dengan Tingkatan Keadaan Darurat Di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam

Website

Departemen Pertahanan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data