|
Nasional
Operasi Kemanusiaan Aceh Ditangani Indonesia Mulai Maret
Senin, 24 Januari 2005 | 21:03 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono mengatakan mulai 26 Maret operasi kemanusiaan di Aceh sepenuhnya akan berada di tangan pemerintah Indonesia.
Namun, pemerintah tetap mengizinkan militer atau relawan asing yang masih ingin melakukan operasi kemanusiaan di tempat yang sama.
“Pasukan dan relawan asing tetap ada disana (Aceh) sesuai kemampuan mereka masing-masing,” kata dia, mengunjungi keluarga besar Korps Pasukan Khas (Korpaskhas) TNI Angkatan Udara, hari ini (24/1), di Skuadron 461 Paskhas TNI AU, Halim Perdana Kusuma Jakarta.
Juwono mengakui, keberadaan pasukan asing di Aceh tidak hanya membantu melaksanakan operasi kemanusiaaan.
Tetapi kerja sama yang baik dengan TNI juga telah membantu memperlihatkan wajah prajurit TNI secara baik dan benar, terutama kepada publik di luar negeri.
“Saya melihat foto bersama para prajurit TNI dengan militer asing di tempat mereka bekerja (Aceh), di majalah luar negeri. Foto yang sangat membanggakan,” ujar Juwono.
Menurut Juwono, foto dan berita yang baik tentang kerja sama kedua pasukan cukup memperlihatkan selama ini banyak berita yang tidak benar dan tidak adil mengenai TNI.
Di hadapan sekitar 243 prajurit Korpaskhas TNI AU dan keluarganya, Juwono menyampaikan ucapan terima kasih karena prajurit TNI telah berusaha bekerja profesional walaupun dengan biaya operasional kurang dari 50 persen. (Sunariah)
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|