Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Metro

Terjadi Penurunan, Tinggi Air Masih Diatas Ambang Normal
Selasa, 25 Januari 2005 | 12:11 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Petugas piket banjir Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI Jakarta, menyebutkan ketinggian air di empat pintu air, hari Selasa (25/1) terus mengalami penurunan. "Terjadi penurunan, namun masih tetap diatas ambang normal," ujar Mitro, petugas piket banjir Dinas PU. Masih tingginya muka air di empat pintu air ini, kata Mitro, akibat pengaruh curah hujan yang masih tinggi di wilayah Jakarta dan terutama Bogor.

Menurut Mitro, ketinggian air di Pintu Air Krukut Hulu mencapai 108 sentimeter. Turun dari laporan pada jam 24.00 WIB yang mencapai 115 sentimeter. Ambang normal di Pintu Air Krukut Hulu adalah 60 sentimeter. Di Pintu Air Pesanggrahan, ketinggian air stabil pada kisaran 95 sentimeter. Ambang normal di pintu Pesanggrahan adalah 90 sentimeter. Di Pintu Air Depok, ketinggian air 132 sentimeter dengan ambang normal berada pada batas 90 sentimeter. Disini muka air mengalami penurunan dari laporan jam 24.00 WIB yang mencapai 140 sentimeter.

Penurunan paling tinggi terjadi pada Pintu Air Manggarai yaknis sekitar 40 sentimeter bila dibandingkan laporan malam sebelumnya, saat ini tercatat 730 sentimeter, masih diatas ambang ormal 690 sentimeter. Salah satu penyebabnya adalah "penurunan air di pintu air Depok,? ujar Mitro.

Rinaldi Dorasman

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Suasana banjir di jalan Deplu 3, Komplek Deplu, Jakarta, 15 Juni 2001 [Koran TEMPO/ Hariyanto; K2A/096/2001; 20010705]. Mobil dan anak-anak yang bermain di jalanan yang digenangi air karena banjir di jalan Proklamasi, Jakarta , 18 Mei 2001 [Koran TEMPO/ Hendra Suhara; K2A/040/2001; 20010702].
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Genangan Air di Jakarta Selatan Surut
Sungai Musi Meluap, Permukiman Terendam
Jalur Pantura Indramayu Rusak Parah Akibat Terkikis Banjir
Puluhan Sekolah Terendam Banjir di Sumatera Selatan
DKI Meminimalisir Banjir dengan Pompa
Bus-Bus Terlambat Akibat Banjir di Jalur Pantura
Bus AKAP Terlambat Lima Jam Sampai Terminal
Depan Blok A Pasar Tanah Abang Kembali Tergenang
Ratusan Rumah di Teluk Naga Terendam Air
Air Naik Lagi, Warga Kembali ke Pengungsian
> selengkapnya...


Referensi

Sistem Pengendali Banjir Jakarta
Peta Banjir Jakarta (dalam sentimeter)
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
Keppres RI No. 114 Tahun 1999 Tentang Penataan Ruang Kawasan Bogor-Puncak-Cianjur
Mengapa Jakarta Banjir?
Banjir Datang Lagi

Website

Bakornas Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi (PBP)
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Badan Meteorologi dan Geofisika
Proyek Induk Pengembangan Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (PPWSCC)
Departemen Sosial
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data