Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

"Dana Bantuan Rawan Dikorupsi"
Rabu, 26 Januari 2005 | 02:56 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Sekretaris Jenderal Departemen Sosial Ruchadi mengakui bahwa penyaluran dana pengungsi memang rentan dikorupsi. Departemennya tidak dapat mengawasi langsung karena tidak memiliki aparat di daerah.

"Otorisasi sulit. Kami sudah mengirim (bantuan) miliaaran rupiah ke pemerintah provinsi melalui Gubernur. Lalu disalurkan oleh Dinas Sosial tapi diselewengkan,” ungkap Ruchadi, Selasa (25/1).

Dia berharap Gubernur dan Bupati sungguh-sungguh mengurus bantuan. "Penyelewengan (berpotensi) terjadi pada pelaksanaan di lapangan,” ujarnya.

Faktor lainnya, kata dia, akurasi data pengungsi sulit dipertanggungjawabkan. Data pengungsi menjadi membengkak ketika bantuan akan disalurkan. Ruchadi mencontohkan, pada 2002-2003 di Sumatera Utara. “Kami curiga ada sekian pengungsi dan ternyata ada oknum LSM dan Dinas Sosial seolah membela pengungsi, ternyata menggelembungkan data pengungsi," ungkapnya.

Modus mark up, dia menambahkan, banyak caranya. Ada yang bekerja sama dengan pengungsi. Pengungsi juga nakal. Saat pembagian bantuan, kata Ruchadi, mereka mendaftar ke berbagai tempat untuk memperolah bagian yang sebanyak-banyaknya. Akibatnya, pengungsi keenakan tanpa bekerja sudah dapat tunjangan.

Bantuan untuk korban bencana dan gelombang tsunami di Aceh dan Sumatera Utara, tak lepas dari potensi penyalahgunaan. Pemerintah berusaha memperkecil praktek tak terpuji itu. Namun, beberapa kasus penyelewengan bantuan sudah mulai dikhawatirkan.

Badriah-Tempo


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Hari Pertama Anak Aceh Bersekolah
Merpati Kembali Sediakan Penerbangan Gratis ke Aceh
Pemerintah Siapkan 100 Ribu Barak untuk Pengungsi
Menko Kesra Panggil Auditor Umumkan Bantuan Aceh
Pelaku Pelanggar HAM Dilindungi Prangkat Hukum
The Electric Lamb Susuri Pantai Barat Aceh
Hewlett-Packard Sumbang Korban Tsunami
Klaim Asuransi Kerugian Aceh Rp 3,2 Triliun
BI Atur Keringanan Kredit di Aceh
Korban Tsunami Segera Diberi Identitas Baru
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional


Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data