Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Hari Pertama Sekolah, Anak-Anak Aceh Mendaftar Ulang
Rabu, 26 Januari 2005 | 14:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Hari pertama dimulainya masa belajar-mengajar Semester Genap Tahun Ajaran 2004/2005 di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) berlangsung Rabu (26/1).

Di beberapa sekolah dasar, murid-murid yang datang sejak pukul 07.30 WIB didaftar namanya, kemudian diminta pulang. Kesimpangsiuran informasi letak sekolah yang buka, membuat orangtua murid kebingungan membawa anaknya ke lokasi-lokasi tertentu tempat dimulainya aktivitas belajar.

Tarmizi, warga Sukadamai, Simpang Surabaya, yang mengantar Irsyad Khairi (7), anak pertamanya yang duduk di kelas I SDN Kartika XIX Jambo Tapee, semula membawa Irsyad ke sekolah pengganti di SDN 51 Keutapang Dua. Sampai di Keutapang, ia segera mencatatkan nama anaknya ke guru SDN 51. Namun, di sekolah itu Tarmizi mendapat informasi bahwa sekolah anaknya di Jambo Tapee tetap berfungsi. Segera ia memutar motor kembali ke arah pusat kota sejauh 5 kilometer.

Tiba di SDN Kartika XIX, Irsyad mendaftar ulang sebagai siswa kelas IA. Setelah dicatat namanya, Asmi Ati, S.Pd, wali kelas IA, meminta murid-murid untuk pulang. "Situasinya belum memungkinkan untuk mulai sekolah," kata Asmi kepada Tempo. Menurut Asmi, dari total 400 murid yang tercatat di sekolah itu, belum sampai separuhnya siswa yang mendaftar ulang. "Tak ada guru yang menjadi korban tsunami, tapi kalau keluarga guru banyak, terutama suami dan anak para guru," ungkapnya.

Di sekolah milik Yayasan Kartika Jaya, Kodam Iskandar Muda ini tampak puluhan taruna dari Akademi Militer (Akmil) Magelang yang sibuk melakukan pembersihan. Dari mulai menyapu ruangan, mengecat tembok, sampai mencangkul lumpur yang menumpuk di pelataran sekolah. Sebuah traktor dan truk bak terbuka pengangkut kotoran, terparkir di terasnya.

"Satu kompi khusus -- 60 orang -- didatangkan dari Magelang untuk pembersihan dan rekonstruksi di Banda Aceh," kata Galih SP, salah seorang perwira tingkat III Akmil yang tengah mengecat tembok kelas di sekolah ini.

Agus Raharjo (Banda Aceh)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jangan Sampai Isu Berbelok
Secara Prinsip Aceh Setuju Pembentukan Badan Otorita Aceh
Warga Nabire Telah Kembali
Pendidikan Lingkungan Bagi Anak-anak Korban Tsunami
Kloter I Haji Banda Aceh Tiba Besok
Belasan Anak Hilang Pascagempa di Palu
"Dana Bantuan Rawan Dikorupsi"
Hari Pertama Anak Aceh Bersekolah
Merpati Kembali Sediakan Penerbangan Gratis ke Aceh
Pemerintah Siapkan 100 Ribu Barak untuk Pengungsi
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Adinda Bakrie Gelar Resepsi Mewah
Indonesia Masuk Radar OECD
Presiden Kecewa Larangan Terbang ke Eropa Diperpanjang
Anwar: Aliran Dana BI Lebih Serius dari Korupsi Biasa
Pabrik Mittal Jadi Acuan Krakatau Steel

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data