|
Nasional
Polisi Minta Doa Bisa Tangkap Azahari
Rabu, 26 Januari 2005 | 20:11 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Juru bicara Mabes Polri Irjen Pol. Paiman membantah pihaknya gagal menangkap dua buron yang menjadi tersangka pelaku sejumlah pemboman di Indonesia, Dr Azahari dan Noordin M Top. “Ini kan masih ada waktu, mudah-mudahan sukses. Tolong doa-kan,” kata juru bicara Mabes Polri, Irjen Pol. Paiman, di kantornya, Jakarta Rabu (26/1) sore.
Paiman mengutarakan hal itu menjelang 100 hari pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Presiden telah memberi target polisi, bahwa dalam 100 hari harus bisa menangkap dua warga Malaysia yang buron itu. Dua hari lagi, pemerintahan Yudhoyono genap berusia 100 hari.
Menurut Paiman, pihaknya sudah berhasil membongkar kasus peledakan di depan Kedutaan Besar Australia, Kuningan, Jakarta. Bahkan berkas perkara pelaku sudah ada di tangan jaksa penuntut umum. "Meski gembongnya belum tertangkap," ujarnya.
Ia katakan, Azahari dan Noordin memiliki kemampuan untuk terus berpindah-pindah dan bersembunyi. “Namanya manusia bergerak, karena punya jaringan,” ujar Paiman menerka. Namun, polisi tetap optimis dapat menangkap kedua tersangka yang disayembarakan dengan harga Rp 1 miliar itu.
Martha Warta
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|