Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

Aktivis Lingkungan Tolak Pembangunan LP di Cagar Alam
Kamis, 27 Januari 2005 | 13:09 WIB

TEMPO Interaktif, Malang, Jawa Timur:Puluhan aktifis ProFauna Indonesia, sebuah organisasi non pemerintah yang bergerak dalam perlindungan satwa liar, melakukan aksi menolak rencana Pemkot dan Pemkab Malang untuk membangun lembaga pemasyarakatan di Cagar Alam Pulau Sempu. Unjuk rasa berlangsung di depan Kantor Balai Kota Malang, Kamis (27/1). Sebuah balon penyu hijau raksasa, ikut memeriahkan aksi damai ini.

Hardi Baktiantoro, Koordinator Divisi Kampanye ProFauna kepada wartawan mengatakan, munculnya rencana pembangunan LP di lokasi konservasi ini membuktikan Pemkot dan Pemkab Malang tidak menghormati hukum yang melindungi Pulau Sempu. "Pemda seharusnya memahami dan menerapkan konsep pembangunan berwawasan lingkungan, bukan malah merusaknya," kata Hardi.

Pembangunan lembaga pemasyarakatan di Pulau Sempu, ujar Hardi, akan melanggar Undang-undang No 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. "Status Pulau Sempu adalah cagar alam yang dilindungi undang-undang," maka klanjut Hardi, pembangunan lembaga pemasyarakatan di Pulau Sempu bisa menjadi ancaman serius bagi kelestarian penyu dan satwa liar langka lainnya.

Dalam catatan ProFauna, Pulau Sempu menyimpan kekayaan hayati sangat tinggi. Pulau seluas 877 hektar tersebut menjadi habitat 85 spesies burung dan 15 mamalia. Hasil pengamatan ProFauna dalam 10 tahun terakhir ini memperlihatkan dari 85 jenis burung yang ada tersebut, 26 jenis diantaranya merupakan burung yang dilindungi dan 3 jenis burung masuk katagori terancam punah.

Selain itu, kawasan perairan Pulau Sempu menjadi habitat penyu langka. Seperti penyu sisik (Eretmochleys imbricata) dan penyu hijau (Chelonia mydas). Lebih dari itu, beberapa bagian dari pantai di Pulau Sempu, menjadi tempat penyu-penyu untuk mendrat dan bertelur.

Bibin Bintariadi (malang)


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Paranoid dan Irasional
619 Pasien Dioperasi Gratis
Realisasi Akuisisi Rio Tinto Tertunda
Tol Penjaringan-Kebun Jeruk Selesai Juni 2009
Cuaca Hari ini Didominasi Awan dan Hujan

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data