Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nasional

Bupati Aceh Barat Lantik Pejabat Baru
Kamis, 27 Januari 2005 | 15:49 WIB

TEMPO Interaktif, Meulaboh:Bupati Aceh Barat, Syahbudin, hari ini (27/1) melantik 37 orang pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Aceh Barat. Mereka menggantikan para pejabat lama yang berakhir masa tugasnya. Selain itu, dilantik juga empat pejabat untuk instansi baru. Yakni Dinas Sosial dan Kesejahteraan Rakyat, Dinas Cipta Karya dan Sumber Daya Air, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Dinas Perikanan dan Kelautan.

Pergantian ini, menurut Syahbudin, bukan semata-mata akibat tsunami yang telah menewaskan 50 orang pegawai, termasuk Bupati Aceh Barat. Dikatakan Syahbudin, pergantian ini sudah direncanakan sejak September 2004. Syahbudin sendiri mengaku, pihaknya kekurangan pegawai, karena banyak yang meninggal dan hilang akibat tsunami.

Mengenai penambahan instansi, Syahbudin mengatakan, selama ini di lingkungan Aceh Barat, baru terdapat 10 instansi kedinasan. Tugas indtansi baru, sebelumnya digabung pada dinas induk. Hal ini menurut Syahbudin, mengakibatkan penumpukan tenaga, selain kurang berjalan efektif. “Maka dilakukan pelebaran untuk pelayanan publik,” ujarnya. Pejabat yang baru dilantik ini, menurut Syahbudin, diberi wewenang untuk mengusulkan susunan pegawainya.

Lagipula, sesuai Peraturan Daerah No 8 Tahun 2003, pemerintah daerah diberikan wewenang untuk membentuk dinas sendiri, sebanyak maksimal 14 instansi. Realisasinya, paling telat dilakukan per Februari 2005.

Mengenai program pembangunan yang akan dilakukan, Syahbudin belum menetapkannya. Ia mengaku masih berfokus pada penanganan pengungsi dan rehabilitasi kota.

Agriceli Herlindawati (Meulaboh)

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Rumah penduduk yang hancur karena bencana tanah longsor di desa Kemanukaan, Kec. Bagelen, Purworejo, Jawa Tengah. Foto: Rini/ PWI. Penduduk di lokasi bencana alam tanah longsor di Purworejo, Jawa Tengah, 2000. [TEMPO/LN Idayanie].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001210-154
Tanah Longsor Purworejo
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

FPI Bantah Terlibat Pencurian
Di Aceh, Delapan BUMN Lakukan Bersih-Bersih
Menkes Jamin Obat di Aceh Mencukupi untuk Satu Tahun
Farid Faqih Jadi Tersangka
Italia Beri Debt Swap30 Juta Euro Untuk Rekonstruksi Aceh
Pimilihan Kepala Daerah di Aceh Ditunda
Pemerintah Wajibkan Sumbangan Aceh Masuk Rekening Khusus
Pemerintah Segera Buat Desk Hukum di Aceh
Singapura Tetap Tempatkan Pasukannya di Indonesia
Rumah Sakit Kekurangan Stok Darah
> selengkapnya...


Referensi

Ada Yang Malah Berenang di Lumpur
Lewat Pramuka Menuju Aceh
Nyiur di Meulaboh Tak Lagi Gagah Melambai
Keppres RI No. 3 Tahun 2001 Tentang Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan Bencana dan Penanganan Pengungsi
> selengkapnya...

Website

Info Penyakit Menular
Blog Khusus Tsunami Aceh
Palang Merah Indonesia
Kementerian Riset dan Teknologi
Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Petani Nganjuk Temukan Benda Purbakala di Ladang
Kehilangan Hak Pilih, Ratusan Warga Wangaya Kelod Protes TPS
HP Luncurkan Tinta dan Toner Baru
Masak Pakai Sampah
Antre Minyak

<< January,2005>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data